Ada Pemilihan Ketua RT Rasa Pilkada. Jadikan Pembelajaran Demokrasi Kepada Masyarakat

DEMOKRASI LOKAL: Warga Kampung Pajagan Rt03 Rw 08 Desa Sukamulya Kecamatan Sukaluyu melakukan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (Rt) dengan konsep pemilihan umum. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Pemilihan pemimpin maupun ketua biasanya dilakukan secara sederhana terlebih dalam lingkup organisasi, namun berbeda dengan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kampung Pajagan Rt 03 Rw 08 Desa Sukamulya Kecamatan Sukaluyu. Pemilihan ketua Rt dilakukan seperti pemilihan umum (Pemilu) pada umumnya.

Masyarakat menunggu giliran untuk melakukan pemilihan dengan mengambil nomer antrian. Pemilihan ketua Rt tersebut diikuti oleh tiga kandidat yakni Uun Suparno, Nuryani dan Aceng Rahmat.

Ketua Panitia Pemilihan Ketua Rt, Aceng Basuni mengatakan, pemilihan ketua Rt yang dilakukan memang sengaja dikonsep seperti pemilu baik pilpres maupun pilkada. Hal tersebut sebagai bentuk pembelajaran demokrasi kepada masyarakat.

“Kita sengaja mengkonsepnya seperti ini sebagai bentuk pembelajaran demokrasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, masyarakat mengikuti dengan tertib dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selain itu, masing-masing pendukung calon ketua Rt pun bersikap sportif dan menerima hasil yang nantinya diterima.

Hasilnya, dari tiga kandidat tersebut lolos satu nama dan menjadi Ketua Rt 03 yakni Aceng Rahmat dengan perolehan 121 suara. Sementara kandidat lainnya yakni Nuryani mendapatkan 27 suara dan Uun Suparno 100 Suara.

Kepala Desa Sukamulya, Wawan Suwandi yang turut hadir pun memberikan apresiasi atas pemilihan ketua Rt yang secara tidak langsung memberikan pembelajaran demokrasi kepada masyarakat.

“Saya sebagai Kades Sukamulya mengapresiasi kepada panitia yang melakukan pemilihan ketua Rt dengan konsep berbeda dan sedikitnya memberikan pembelajaran mengenai demokrasi kepada masyarakat,” jelasnya.

(kim)