Proses Penyelidikan Kebakaran di Cibodas Dihentikan

DIBUKA: Garis Polisi di lokasi kebakaran dibuka kembali bersama Polri/TNI, dan dinas terkait. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Terkait dengan proses menyelidikan terhadap kejadian terbakarnya puluhan kios yang ada di kawasan Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Cibodas, kepolisian setempat bersama unsur terkait sepakat untuk menghentikan langkah hukum tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, AKP Iwan Alexander SH, MH, mengatakan, hasil penyelidikan itu sepakat dihentikan karena memang itu harus mengundang ahlinya dari tim forensik Mabes Polri.

“Karena ini permohonan dari warga dengan Muspika, termasuk Kades setempat dan Disperindag kepada Kapolsek supaya diberikan kebijakan, jadi kami hentikan,” katanya kepada radarcianjur.com, Kamis (18/7/2020).

Dari hasil penyelidikan pun, kata AKP Iwan, untuk sementara cukup. Meskipun belum tahu apakah ini secara fisik maupun hal lain akan dibangun langsung atau tidak.

“Sudah ada izin dari Bupati juga untuk hal ini. Bahkan tadi ada peninjauan langsung ke lokasi. Jadi dikembalikan kepada pihak pengelola di wilayah ODTW ini, termasuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Kepala Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Deden Ismail mengatakan, dibukanya kembali garis polisi pasca kabakaran tersebut, merupakan sebuah prosedur yang telah ditempuh pihaknya bersama warga kepada pihak kepolisian.

“Kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian secara normatif. Bukan tanpa dasar. Tapi Alhamdulillah dengan kedatangan pak bupati dan Kapolsek, ini menjadi sebuah kesamaan, bahwa kejadian ini bukan disengaja,” katanya saat dikonfirmasi.

Selain itu, Deden menyampaikan, berbicara rencana kedepan akan di bangunnya kembali kawasan usaha warga, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak.

“Untuk masalah pembangunan, tadi masyarakat mengatakan akan bangun sendiri. Kedepannya, mau seperti apa kita tunggu juga kebijakan dari Bupati. Yang jelas masyarakat yang menjadi korban akan membangun secara swadaya dulu,” tukasnya. (dan)