Waduh… Staf Desa dan Pegawai Rumah Sakit di Cianjur jadi Pengedar Narkoba

Para pengedar narkoba saat dimankan Polres Cianjur. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Satres Narkoba Polres Cianjur tangakap 11 orang tersangka pengedar narkoba, dua diantaranya, staf desa dan pegawai honorer rumah sakit di Cianjur

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan bukti sabu seberat 66,47 gram, 40 butir ekstasi beserta timbangan elektrik.

Wakapolres Cianjur Kompol Hilman mengatakan, Satnarkoba Cianjur terus berupaya melakukan penangkapan dan hasilnya selama setengah bulan berhasil mengungkap 11 kasus dan menangkap semua tersangka bandar.

“Dari 11 tersangka ada perangkat desa dan honorer rumah sakit, ini merupakan komitmen kami untuk melakukan penindakan dan tak pandang bulu,” kata Hilman kepada RADARCIANJUR.com di Mapolres Cianjur, Kamis (16/7/2020).

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Ade Hermawan, mengatakan honorer rumah sakit yang tertangkap sudah dua bulan mengedarkan narkoba.

“Honorer rumah sakit mengedarkan narkoba dengan cara ditempel di suatu tempat yang barangnya telah dipesan terlebih dahulu melalui handphone,” kata Ade.

Ade mengatakan, untuk perangkat desa juga ditemukan timbangan yang mengindikasikan ia sebagai bandar.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 junto 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup,” kata Ade

Tersangka bendahara desa HN dan honorer rumah sakit MH mengaku mendapat keuntungan Rp 100 ribu dari setiap sabu yang ditempel.

“Saya sudah 20 tahun jadi honorer di rumah sakit, saya mendapat keuntungan sekitar Rp 100 ribu dari setiap sabu yang ditempel,” ujarnya. (dil)