Dipatuk Ular Cobra? Warga Limbangansari Meninggal Dunia

LOKASI ULAR MEMATUK YAYAN: Warga menghindari lokasi tempat yang diduga Yayan dipatuk ular kobra. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Yayan Sopyan (56) warga Kampung Nagrak Wetan Rt1 Rw11 Desa Limbangansari meninggal dunia setelah dipatuk ular saat akan mengambil singkong di sekitar rumahnya pada Minggu (20/7) pukul 14.00 WIB.

Menurut penuturan keluarga yakni Nano (50) adik dari almarhum, Yayan pamit untuk mengambil singkong di dekat rumah yang berada di pesawahan. Setelah berada di lokasi, di sekitar pohon singkong terdapat tumpukan sampah. Ia pun berinisiatif untuk membersihkan sampah tersebut agar memudahkan mengambil singkong.

Namun naas, pada tumpukan sampah tersebut terdapat ular yang diduga ular kobra dan mematuk jari tengah pada tangan kiri.

“Kejadiannya siang pas mau ambil singkong yang dekat sawah, di sekitarnya itu ada sampah berserakan. Almarhum pun membersihkan dulu sebelum mencabut singkong tapi ternyata ada ularnya,” ujar Nano.

Lanjutnya, ular tersebut pun bahkan masih menempel pada tangan Yayan. Setelah kejadian tersebut, Yayan pun pulang ke rumah dengan kondisi tangan berlumuran darah.

“Pulang dengan kondisi tangan berdarah, tapi jarinya udah diikat pake karet supaya gak ngalir racunnya,” ungkapnya.

Pihak keluarga pun membujuk Yayan untuk dibawa ke rumah sakit, namun menolak. Karena masih penasaran dengan ular yang mematuknya, ia pun ingin kembali ke lokasi. Tapi kondisi dirinya yang tiba-tiba pusing, membuat keluarga langsung membawa paksa Yayan.

“Pas mau ke sawah, ia pusing sambil bersandar di tiang rumah. Kita sudah bujuk juga untuk ke rumah sakit tapi menolak, akhirnya kita bawa setelah bilang pusing,” jelasnya.

Akan tetapi, setelah mendapatkan perawatan di RSUD Sayang, Cianjur pada pukul 17.30 WIB, Yayan pun menghembuskan nafas terakhir.

Setelah kejadian tersebut, warga pun khawatir dengan keberadaan ular tersebut.

“Warga sedikit resah, terlebih yang sering bertani ke sawah. Semua pada hati-hati,” tutupnya. (kim)