Harga Komoditi Sayur di STA Cigombong Turun Hingga 50 Persen

SUASANA STA CIGOMBONG: Sejumlah petani dan pengepul sayur di STA Cigombong, Pacet Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Harga sejumlah komoditi sayur di Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong, Kecamatan Pacet, Cianjur mengalami penurunan sejak beberapa pekan lalu hingga Kamis (23/7/2020) ini.

Kepala Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong, Wawan Kuswa menuturkan, perkembangan harga komoditi sayuran tingkat produsen sentra Cipanas, Cianjur, Kamis (23/7/2020) mengalami penurunan sejak dari Pandemi Covid-19.

“Kalo masa pandemi Covid-19 penjualan pelaku usaha disini menurun 50%, pada level harga seperti data setiap harinya,” ujar Kuswa kepada radarcianjur.com, Kamis (23/7).

Penurunan harga tersebut, kata Wawan, kemungkinan karena masa musim panen sayur tiba. Namun menjelang musim kemarau nanti, harga bisa kembali naik.

“Fluksltuasinya tidak begitu tinggi karena memang permintaan juga menurun. Diperngaruhi juga dengan aktifitas ekonomi di Jabodetabek yang belum pulih,” katanya.

Kuswa menjelaskan, sejumlah harga komoditi yang kini cukup merosot per hari ini diantaranya, kol gepeng dihargai Rp 600 perkilogram, bawang daun Rp 7.000, wortel Rp 3.500, saledri Rp 4.000, waluh siem Rp 400/biji, ceisim Rp 700 Buncis Rp 3.500, cabe merah kriting Rp 11.000, tomat Rp 2.500, cabe rawit merah Rp 15.000, cabe rawit hijau Rp 10.000, dan cabe merah besar Rp 15.000.

“Update harga ini setiap hari langsung diinformasikan ke Kementerian. Termasuk setiap kabupaten pun membuat laporan seperti itu, tergantung potensi sayuran yang ada,” ujarnya.

Kestabilan harga sayur mayur tersebut, menurut Kuswa, sepertinya akan lama. Sebab tingkat permintaan Jabodetabek tidak ada peningkatan.

“Kalo masa-masa sebelum Pandemi, seperti Agustus dan September sempat pada naik,” ucapnya.

Selain itu, ia mengatakan, untuk pasokan sayuran Cianjur khususnya melalui STA ini didominasi dari Kecamatan Campaka, Campaka Mulya, Sukanagara, Takokak (Cianjur Selatan), Warungkondang, Gekbrong, Cugenang, Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi untuk Cianjur Utara.

“Untuk STA banyak juga dari selatan untuk komoditi seperti cabai, kol, sawi, dan tomat,” tukasnya. (dan)