Alhamdulillah, Warga Tuna Daksa dapat Bantuan Kaki Palsu

Petugas sedang melakukan pengukuran kepada warga pemanfaat kaki palsu. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Puluhan warga tuna daksa dari berbagai kota di Jawa Barat mendapat bantuan kaki palsu secara gratis dari PC NU Kabupaten Cianjur.

Proses pengukuran kaki dan tangan palsu ditinjau langsung oleh Ketua Yayasan Tuna Daksa Mr Roeland Lee.

Ketua PCNU Kabupaten Cianjur, KH Choirul Anam, mengatakan, LKNU sudah mengadvokasi hampir 5.000 pasien selama 5 tahun ini. Ia mengatakan tak hanya pembuatan kaki palsu, yang paling banyak itu pengobatan dan operasi hernia sejumlah 1.568 orang.

“Ada juga operasi katarak kemudian bibir sumbing. Kaki palsu ini merupakan terobosan bidang kesehatan karena kami tahu bahwa pemohon kaki palsu dan tangan palsu ini banyak,” katanya kepada RADARCIANJUR.com (24/7/2020)

Ia mengatakan, bantuan diberikan kepada warga kurang mampu karena kaki palsu dan tangan palsu ini tidak tercover oleh BPJS.

“Terobosan ini bekerja sama dengan Yayasan Tuna Daksa Indonesia, pemberian kaki palsu ini sudah kesekian kalinya untuk yang sekarang ini ada bantuan untuk 90 orang,” katanya.

Ia mengatakan target semula hanya 40 orang, namun ternyata peminatnya bukan hanya dari Cianjur ada juga dari Sukabumi, Bogor, bahkan Jember.

“Sekarang ini baru pengukuran, nanti sebulan yang akan datang pemasangan karena proses agak lama,” katanya.

Ia mengatakan, untuk penanganan operasi hernia pihaknya banyak bekerjasama dengan rumah sakit di luar Kabupaten Cianjur.

“Tidak hanya pasiennya yang kami pikirkan, tapi biaya pendamping dan yang mengantar pasien hernia operasi ke rumah sakit di luar Cianjur juga kami pikirkan,” katanya.

Ia mengatakan, beberapa rumah sakit yang sudah bekerja sama di antaranya rumah sakit yang ada di Depok, Bandung, dan di Bekasi.

Salahseorang pemanfaat Endang (38) mengaku sempat terpuruk selama 30 tahun karena sejak lahir ia diberi kekurangan tak mempunyai kedua kaki.

“Saya mendapat informasi bahwa warga kurang mampu seperti saya bisa mendapatkan kaki palsu,” katanya

Endang mengatakan, setelah mendapat informasi itu, Ia pun lantas mendaftarkan diri dan akhirnya bisa mendapatkan kaki palsu.

“Rasa percaya diri saya bertambah,” katanya. (dil)