Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Cianjur Masih Sepi

Suasana pedagang di Pasar Hewan Cianjur Jalan Siliwangi. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Empat hari jelang Hari Raya Idul Adha, penjualan hewan kurban di pasar hewan Cianjur belum ada kenaikan.

Aktifitas di pasar hewan Cianjur masih berjalan seperti hari hari biasa, meski penjualan tak seramai Idul Adha tahun lalu, para pedagang setiap hari datang ke pasar hewan untuk menjual ternaknya.

Penanggungjawab Pedagang Pasar Hewan Cianjur H Ujang Koswara, mengatakan pemesan paling banyak berasal dari daerah Bogor dan Jakarta. Adanya pandemi Covid-19 membuat daerah Bogor juga terlambat dalam pemesanan.

“Bogor baru ada lagi, tapi Jakarta sudah tak ada, ini yang membuat lesu penjualan,” ujar Ujang kepada RADARCIANJUR.com Senin (27/7/2020).

Ujang mengatakan, pada momen Idul Adha itu yang dicari adalah pembeli musiman karena satu tahun sekali maka banyak distribusi ke daerah peminat terbanyak.

“Jadi yang meramaikan itu sebetulnya orang-orang musiman, pedagang musiman, kami jual yang mereka jual musiman kembali seperti di lahan kosong, di trotoar sengaja dipajang itu kadang-kadang orang tidak berniat untuk kurban pas lewat liat karena seneng kan jadi beli,” katanya.

Ujang mengatakan, kondisi seperti itu belum terjadi lagi, kapasitas pasar hewan yang cukup untuk 300 ekor kini hanya diisi paling 150 ekor.

Salahseorang pedangan hewan kurban Misbah (40) mengaku penjualan hewan kurban jenis sapi tahun ini ia rasakan sangat menurun drastis jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Penjualan hewan kurban jenis sapi, untuk tahun ini sangat terpuruk sekali jika dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Misbah.

Misbah mengatakan, banyak jenis sapi yang jual mulai dari sapi lokal hingga sapi limosine. Sedangkan harga ia sodorkan mulai dari Rp 20 hingga 30 juta pernah ekornya.

“Untuk harga bisa menyesuaikan dengan sapinya sendiri, namun untuk tahun ini selain harga sapi melonjak, penjualan menurun sehingga kesulitan mencari konsumen,” katanya.(dil)