Tak Hanya Laptop, Uang Puluhan Juta Ikut Digasak Maling Saat Kantor Desa Sukatani Kosong

TUNJUKAN: Kepala Desa Sukatani menunjukkan pintu masuk ruangan yang dibobol. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pencurian yang terjadi di dalam kantor Desa Sukatani Kecamatan Pacet, sekitar pukul 11.30 Wib, Kamis (23/7/2020) lalu, ternyata bukan hanya dua unit laptop saja. Namun menurut informasi yang tersebar di masyarakat, uang puluhan juta pun ikut raib digasak maling.

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, uang sebanyak 60 juta lebih yang berada di salah satu ruangan perangkat desa ikut digasak maling pada waktu itu.

“Saya dapat info langsung dari salah seorang yang bekerja di desa, bahwa bukan hanya dua laptop saja pak yang hilang, tapi uang puluhan juta juga dicuri. Padahal waktu itu masih di jam pelayanan masyarakat sebelum waktu istirahat,” katanya kepada radatcianjur.com, Minggu (26/7/2020).

Informasi yang ada pun, kata dia, uang yang hilang itu merupakan hasil dari bantuan provinsi (Banprov) yang seharusnya bisa dirasakan dan tersalurkan untuk kepentingan masyarakat Desa Sukatani.

“Uangnya itu yang saya tau dari orang yang bisa dipercaya sekitar Rp 66 juta. Itu katanya untuk biaya hotmix + dan gaji staf desa,” jelasnya.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Pacet, AKP Iwan Alexander SH, MH, mengatakan, terkait kasus pencurian yang terjadi di kantor Desa Sukatani Kecamatan Pacet, kini masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Kemarin sore (Kamis sore) pihak korban atau pihak desa telah melapor ke kantor Polsek Pacet,” katanya.

Namun, saat ditanya kejelasan apa saja barang yang digasak si pelaku pencurian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lengkap. (dan)