Ini Himbauan Dislutnakan Cianjur Kepada Para Pembeli dan Penjual Hewan Kurban

Suasana pedagang di Pasar Hewan Cianjur Jalan Siliwangi. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com– Menjelang Hati Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7), Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dislutnakan) Kabupaten Cianjur berupaya terus melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di tempat-tempat penjualan hewan kurban.

Pemeriksaan sudah dilakukan ejak awal Juli 2020 dan dari hasil pemeriksaan, hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat.

“Pemeriksaannya sudah dilaksanakan per tanggal 1 juli 2020. Mulai dari kandang petani ramainya penjualan minggu ini mendekati hari Idul Adha. Alhamdulillah pada sehat,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dislutkanak Cianjur, Agung Rianto.

Pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha ini turut dilakukan oleh tiga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kabupaten Cianjur. Pemeriksaan ini akan terus dilakukan sampai hari tasrik.

Tiga UPTD itu yakni UPTD Puskeswan Wilayah Utara yang membawahi 12 kecamatan. Kemudian di UPTD Puskeswan Wilayah Tengah membawahi 10 Kecamatan dan di UPTD Puskeswan Wilayah Selatan membawahi 10 kecamatan.

Lanjutnya, ada pun syarat hewan kurban untuk Idul Adha yaitu harus sehat dan tidak berpenyakit. Salah satu cirinya ialah, lincah, bulu mengkilap dan mata cerah.

“Memenuhi syarat sudah mencapai usia. Kambing atau domba 1 tahun lebih. Sapi minimal satu setengah tahun. Tidak cacat atau sakit,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada para pembeli dan penjual hewan kurban untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ia pun mengimbau panitia kurban tidak membuat kerumunan.

“Laksanakan Protokol Kesehatan. Tiga langkah, pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan. Untuk Panitia Qurban juga sama, laksanakan prtokol kesehatan. Ditambah menyalurkan langsung ke penerima, tidak mengumpulkan orang,” tutupnya. (kim)