Gugus Tugas Covid-19 Cianjur : Sanksi Denda Tak Pakai Masker Hingga Rp500 Ribu

DIBAHAS: Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur bersama sejumlah OPD melakukan rapat mengenai sanksi denda tak bermasker di Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Penerapan sanksi bagi masyarakat di Jawa Barat khususnya Kabupaten Cianjur tengah dikaji oleh Tim Gugis Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur beserta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Bale Praja Pendopo Pemkab Cianjur, Rabu (29/7).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, saat ini memang pergub mengenai sanksi berupa denda sudah ditandatangani Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Akan tetapi, dari pihak daerah masih melakukan pembahasan serta kajian.

“Pergubnya kan memang sudah ditandatangani, namun itu secara global. Untuk di daerah perlu ada penguatan berupa perbup,” ujarnya.

Mengenai teknisnya, pihaknya belum bisa menjelaskan mengenai hal tersebut sebelum peraturan bupati dikeluarkan. Pertemuan bersama dengan OPD tersebut merupakan penyusunan langkah sanksi denda yang nanti dijatuhkan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Lanjutnya, meski nanti perbup telah dikeluarkan. Namun tidak semerta-merta langsung diterapkan, perlu adanya pengkajian.

“Nanti kalau perbup sudah keluar juga harus dikaji dulu. Seperti kemarin kan ada sanksi sosial yang dijatuhkan kepada masyarakat yang tidak bermasker,” jelasnya.

Mengenai sanksi denda yang diberikan, ia mengungkapkan hal tersebut bervariatif dari mulai Rp100 ribu bagi yang tidak bermasker di tempat umum, Rp150 ribu untuk pengendara dan Rp500 ribu di dalam ruangan atau perkantoran.

“Sanksinya bervariatif dari mulai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu, ini dibuat agar masyarakat disiplin,” tutupnya. (kim)