Air Deras, Jembatan di Desa Karyamukti Tak Bisa Dilewati

MENANTANG BAHAYA: Jembatan yang menghubungkan dua kedusunan tetap digunakan meski jauh dari kata layak. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Akses jembatan menjadi salah satu fasilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih sebagai jalan untuk aktifitas warga. Namun di Desa Karyamukti Kecamatan Leles Cianjur Selatan masih terdapat jembatan yang bertahun-tahun terbengkalai dan belum mendapatkan sentuhan bantuan dari pemerintah.

Selama kurang lebih 10 tahun warga tetap menggunakan jembatan yang jauh dari kata layak. Terlebih saat hujan deras atau air sungai tengah deras. Selain itu, masyarakat yang memilih jalan alternatif pun harus menempuh waktu kurang lebih dua jam lamanya.

“Ketika air deras masyarakat tak bisa menyebrang karena jembatan yang dibuat masyarakat kena air sehingga tak bisa dilewati. Kalau mau lewat harus memakai akses jalan lain tapi harus menempuh waktu 2 jam, ” ujar Kepala Desa Karyamukti, Karmuk Saduloh.

Jembatan yang menghubungkan dua kedusunan antara Bimakarya dan Gelar Anyar tersebut sudah diajukan untuk bantuan ke pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Alhamdulillah pihak desa sudah mengajukan ke provinsi dan juga kekabupaten tapi belum ada tindak lanjut sampai kini,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap, jembatan yang menjadi akses warga tersebut bisa secepatnya diperbaiki agar lebin mempermuda jarak tempuh dan membantu aktivitas warga.

“Harapan kami agar secepatnya ada bantuan berupa jembatan agar masyarakat mempermudah akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” tutupnya.(kim)