Kronologis Lengkap Detik-detik Ledakan di Lebanon

Kepulan asap membumbung tinggi saat ledakan terjadi di Lebanon

RADARCIANJUR.com – Ledakan maha dahsyat di Beirut, Lebanon mengguncang dunia. Bagaimana kronologis ledakan itu sebenarnya bisa terjadi?

Peristiwa itu terjadi karena ledakan bahan kimia di gudang penyimpanan di pelabuhan.

Berikut kronologinya:

1. Kebakaran pada Selasa Petang

Peristiwa ledakan di Beirut, Lebanon, terjadi pada Selasa, 4 Agustus petang waktu setempat. Kantor berita National News Agency melaporkan kebakaran di gedung penyimpanan pada pukul 7 malam.

Pada berita itu tertulis bahwa gudang penyimpanan di pelabuhan Beirut kebakaran dan memicu ledakan.

2. Terjadi Ledakan Besar

Awalnya kebakaran terjadi di sekitar gudang itu. Beberapa orang juga sempat merekam asap yang membumbung tinggi.

Tiba-tiba, ledakan yang lebih besar terjadi. Kepulan asap secara cepat menyebar ke jalanan dan gedung-gedung di sekitar area ledakan.

3. Korban Terus Bertambah

Evakuasi dilakukan petugas kesehatan bersama warga. Jumlah korban ledakan di Beirut Lebanon masih terus bertambah dan AFP melaporkan setidaknya sudah ada 73 orang meninggal dunia dan 3.700 luka-luka.

4. Gubernur Beirut Menangis

The New York Times melaporkan bahwa Gubernur Beirut Marwan Abboud mengaku tidak tahu apa penyebab ledakan. Sembari menangis, ia menyebut peristiwa ini sebagai tragedi.

Ia juga berkata ledakan ini seperti bom Hiroshima.

5. Selasa Malam, Pidato Nasional PM Lebanon

Perdana Menteri Lebanon, Hassad Diab, memberikan pidato di TV nasional pada Selasa malam. Ia menyebut tragedi ini sebagai bencana nasional, serta meminta bantuan dari dunia internasional.

PM Diab turut mengungkap fakta bahwa gudang penyimpanan itu sudah ada sejak 2014. Investigasi akan dilakukan untuk mencari siapa yang bertanggung jawab.

6. Bahan Ledakan Itu Merupakan Sitaan

Mayor Jenderal Abbas Ibrahim berkata gudang penyimpanan itu menampung bahan peledak yang disita oleh pemerintah bertahun-tahun lalu. Ia menolak menyebut bahan apa yang meledak itu.

PM Lebanon kemudian menyebut ada sekitar 2.750 ton amonium nitrat yang ada di gudang penyimpanan yang meledak.(net)