Kasus Penculik Anak di Haurwangi Dihentikan

MEDIASI: Pihak Polsek Bojongpicung akhirnya menghentikan kasus DP (40) yang sudah melakukan penculikan anak yakni S (11). (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – DP (40) pria paruh baya yang sebelumnya diduga sebagai penculik anak berinisial S (11) di Kampung Bobodolan Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi pada Senin (13/7) dihentikan kasusnya oleh Polsek Bojongpicung.

Pasalnya, dari informasi yang dihimpun, DP diduga memiliki gangguan kejiwaan setelah menjalani pemeriksaan medis.

“Hasil pemeriksaan medis dari Rumah Sakit Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung, DP mengalami depresi berat atau benar Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” ujar Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung, Ipda Teten Permana.

Lanjutnya, setelah keluar hasil dari pemeriksaan psikologis kejiwaan DP, maka dinyatakan ODGJ berat dan harus menjalani pengobatan serta perkaranya dihentikan.

“Jadi hari ini Rabu (5/8) DP akan kami serahkan kembali kepihak keluarganya dan meminta untuk melanjutkan kembali pengobatannya di Rumah Sakit Bandung,” ungkapnya.

Pihak polsek Bojongpicung akan menghadap pimpinan untuk menyerahkan hasil pemeriksaan. Selanjutnya akan membuat SP3 sebagai laporan kasus dihentikan.

“Kami keluarkan surat SP3 untuk penghentian perkara. Selain itu, kami juga akan menjelaskan ke warga hasil pemeriksaan kejiwaan DP agar tidak menimbulkan isu atau hoax,” paparnya. (kim)