Staf KCD Positif Covid-19, Terpapar Dari Menantu yang Bekerja di Jakarta

Ilustrasi Positif Corona
Ilustrasi Positif Corona

RADARCIANJUR.com- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur kembali muncul. Salah satu staf Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat terpapar setelah dilakukan tes cepat. Dari informasi yang dihimpun, staf tersebut terpapar dari menantunya yang bekerja di Jakarta.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala KCD Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat, Ester Miory saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Ia mengatakan, awalnya dirinya mendapat informasi dari tim kesehatan yang menjelaskan salah satu stafnya positif Covid-19.

“Informasinya pada hari Sabtu (8/8) salah satu staf kami positif setelah menjalani tes, itu diketahui setelah salah satu anaknya memeriksa ke rumah sakit seperti gejala Covid-19,” ujarnya kepada RADARCIANJUR.com.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya pun langsung memberikan instruksi kepada seluruh karyawan KCD Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat untuk melakukan karantina mandiri.

Selain itu, pihaknya pun langsung menutup sementara dari berbagai kegiatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan rencananya akan dilakukan swab test pada hari Senin (10/8).

“Saya instruksikan semua karyawan untuk melakukan karantina mandiri dan menutup segala aktifitas kantor. Senin juga akan dilakukan swab tes, lalu kembali melakukan karantina mandiri hingga hasilnya keluar,” paparnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal pun membenarkan adanya salah satu staf KCD Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat terpapar Covid-19.

“Iya betul, itu kasusnya masih probable atau kasus secara klinis yang menunjang ke arah Covid-19 tapi belum bisa terkonfirmasi, karena harus menunggu hasilnya dari labkesda,” ungkapnya.

Lanjutnya, kemungkinan hasil tersebut akan bisa diketahui sekitar satu minggu. Selain itu, staf yang berinisial nyonya N ini pun diketahui dari hasil tes cepat.

“Rencananya Senin (10/8) akan kita lakukan rapid test ke semua staf KCD, jika hasilnya reaktif maka langsung dilakukan test PCR,” tutupnya. (kim)