Kantor Dinas Pendidikkan Jabar di Cianjur Dijadikan Tempat Karantina Covid-19

Foto Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar.

RADARCIANJUR.com – Mulai hari ini, pelayanan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar dilakukan secara online, lantaran kantor tersebut dijadikan tempat karantina mandiri para pegawai.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar, Dra H Ester Miory Diwayani mengatakan, selama di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar digunakan sebagai tempat karantina, pelayanan langsung kepada para kepala sekolah sementara dilakukan secara online.

“Pemberitahuan sudah kami informasikan, tidak ada layanan tatap muka. Tapi, masih diupayakan kami layani secara online,” katanya, kepada RADARCIANJUR.com (10/8/2020) melalui sambungan telpon

Ester mengatakan, kantor KCD pendidikan wilayah VI provinsi Jabar digunakan para pejabat dan pegawai sebagai tempat karantina mandiri, sehingga pelayanan langsung di kantor ditutup.

“Kantor digunakan sebagai tempat karantina supaya lebih aman. Karena kalau di rumah ada keluarga, khawatir terjadi penularan jika ternyata ada yang terindikasi positif,” katanya.

Menurutnya, ada 36 pejabat dan pegawai menjalani swab test massal. Hal itu dilakukan menyusul adanya staf yang terindikasi COVID-19, setelah hasil test antigen menunjukan hasil positif.

Pengambilan sampel rencananya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur di tempat karantina mereka di kantor KCD di Jalan Raya Bandung Kecamatan Haurwangi.

“Kami langsung lakukan test swab, supaya hasilnya akurat. Sebab kami di bagian pelayanan terhadap sekolah di Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur. Kami juga melakukan karantina dikantor sambil menunggu hasil swab keluar,” pungkasnya.(dil)