Seribu Rumah Bakal Dibedah

SALURKAN: Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz tengah menyalurkan secara simbolis program BSPS di Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi V Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menyalurkan pengalokasian program bedah rumah atau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Cianjur, di Aula Desa Ciherang, Selasa (11/8/2020).

“Kabupaten Cianjur sendiri, jumlahnya masih diangka seribu rumah yang akan dibedah. Termasuk di wilayah Bogor pun sama, sebanyak seribuan,” ujar Neng Eem kepada RADARCIANJUR.com, Selasa (11/8).

Neng Eem menyebutkan, bahwa dalam program BSPS tahun ini, nilai yang diglontorkan per rumah atau per penerima manfaat yakni sebesar Rp 17,5 juta. Dengan rincian, Rp 15 juta diperuntukkan untuk bahan material, dan sisanya dialokasikan bagi para pekerja bangunan atau tukang.

“Jadi kalau hanya mengandalkan anggaran dari program BSPS ini kan gak akan cukup bahkan dinilai belum optimal. Yang jelas ini hanya untuk rehab, dan stimulan saja,” katanya.

Dengan program tersebut, menurut Neng Eem, sangat disadari bahwa pentingnya rumah layak huni bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, dirinya secara serius mengupayakan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya untuk mendapatkan alokasi program BSPS.

“Alhamdulillah, aspirasi yang saya sampaikan ke Kementerian PUPR selaku mitra Komisi V DPR RI ditanggapi dengan baik. Hasilnya, untuk Tahun Anggaran 2020 ini sebanyak dua ribu unit rumah di Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor,” jelasnya.

Politisi PKB ini menjelaskan, bahwa dari seribu unit rumah yang akan dibedah di Kabupaten Cianjur khususnya, itu berlokasi di Kecamatan Pacet, Cugenang, dan Cipanas. Termasuk rumah lainnya pun ikut mendapatkan bantuan dari program ini.

“Saya berharap ke depan, kami ini bisa terus mengupayakan lebih banyak lagi agar masyarakat bisa segera menikmati kehidupan rumah layak huni,” tutupnya. (dan)