Bos Arisan Bodong Ngaku Bakal Tanggungjawab, Tapi Ini Syaratnya…

RADARCIANJUR.com – Bos arisan bodong yang viral karena diduga menipu ribuan korbannya mengaku, bahwa ia akan bertanggung jawab terhadap para ketua arisan beserta para korban. Namun, dirinya pun meminta untuk tetap memberikan waktu, supaya uang para korban bisa kembali lagi.

“Nama baik saya mah udah saja, udah terlanjur ramai. Tapi tolong kasih kesempatan saya sembuh dan bisa bersama kalian lagi untuk menyiapkan uang. Jangan mau diperalat dan terprovokasi oleh orang yang bertanggung jawab, itu pesan ibu,” ujar A dalam rekaman percakapan yang didapat radarcianjur.com, Rabu (12/8/2020).

Dengan dirinya menghubungi para ketua, menurut A, semuanya karena masih peduli dengan kalian (ketua arisan atau korban, red). Jangan kira Ibu itu akan meninggalkan kalian. Ibu masih bertanggung jawab.

“Jangan sampai kalian salah langkah. Bisa dimengerti gak?,” imbuhnya.

“Kalau kita semua mah, maunya ibu itu muncul. Karena kami sudah gak kuat. Banyak yang ngancam, karena bukan hanya harta saja, tapi nyawa juga sudah banyak yang ngancam,” jawab salah seorang perwakilan ketua dalam percakapan.

Sekarang gini, sambung A, kalau dirinya muncul, itu akan sangat berbahaya. Tapi di sisi lain, para ketua juga menyampaikan bahwa janji akan melindungi A, jika misalnya A muncul, dan bahkan bersedia bertanggung jika terjadi apa-apa.

“Dengerin ibu baik-baik. Yang kini diperjuangkan ibu itu bagaimana supaya uang kembali, kan gitu. Gak peduli laporan kalian ke polisi atau bahkan ibu disel. Tapi yang jelas ibu lagi perjuangkan uang kalian,” ucapnya.

“Nyawa orang tua kita juga terancam ibu, bukan hanya kita sebagai ketua saja. Jadi kapan ibu akan bertanggung jawab kepada kami,” teriak salah seorang ketua lainnya dalam percakapan.

Selain itu, para ketua pun menyampaikan bahwa jika bu A memiliki niat untuk bertanggung jawab, lantas kapan akan muncul dan menemui dirinya beserta teman-teman lain.

“Di daerah lain itu, sudah banyak yang ngancam dan bahkan lebih ekstrim dibanding corona ini,” kata ketua

(dan)