Lepi-Gilar, Pemimpin Baru Berubah Babarengan

Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Raharja

RADARCIANJUR.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat mengusung pasangan Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Raharja pada Pilkada Cianjur 2020.

Kedua partai ini resmi memperknelakan pasangan Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Raharja sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur untuk Pilkada Cianjur 2020, Senin (17/8).

Deklarasi ini sengaja dilakukan bertepatan dengan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun, sekaligus sebagai upaya merefleksikan perjuangan para pendiri Republik Indonesia yang berhasil melepaskan diri dari cengkraman kolonialisme dan penindasan penjajahan.

Momentum bersejarah itu, menginspirasi pasangan yang diusung PKB dan PKS ini untuk segera membebaskan Cianjur dari kemiskinan, pengangguran, kebodohan dan ketertinggalan.

PKB dan PKS bersepakat untuk berkoalisi pada Pilkada 2020, karena memiliki agenda politik yang sama, yaitu menggerakan perubahan untuk sebesar-besarnya bagi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat.

Semangat perubahan ini lahir dilatar belakangi, kualitas pembangunan Cianjur yang jauh dari harapan. Hal itu bisa dilihat dari berbagai indikator pembangunan, baik ekonomi maupun kesejahteraan yang sungguh sangat memperihatinkan.

“Terlebih bila dilihat dari indikator yang paling konferhensif yaitu IPM, dimana Cianjur ada di urutan ke-27 dari 27 Kabupaten Kota yang ada di Jawa Barat,” kata Lepi.

Selain itu, koalisi ini terbangun karena secara prinsif, PKB dan PKS sama-sama partai dakwah, yang meletakan politik dan kekuasaan sebagai instrument untuk meningkatkan amar ma’ruf nahi munkar. “PKB dan PKS bersetuju, mengusung pasangan Lepi-Gilar, setelah melalui proses pengkajian yang matang,” ungkap Lepi.

Kedua tokoh muda Cianjur ini, dianggap memiliki visi dan misi yang jauh ke depan, dan dinilai mampu mewujudkan perubahan di Cianjur secara menyeluruh, dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cianjur.

Gagasan yang ditawarkan pasangan ini terlihat dari tagline yang digunakan PEMIMPIN BARU-BERUBAH BABARENGAN, pasangan ini menawarkan model kepemimpinan rakyat yang lahir dari proses dinamika dan pergumulan perjuangan agenda-agenda keumatan dan kerakyatan.

Menurutnya, rakyat Cianjur butuh pemimpin baru dan segar serta tidak terlibat ‘dosa’ politik di masa lalu, serta mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Cianjur.

“Lepi dan Gilar akan mewujudkan CIANJUR BARU yang melayani dengan welas asih seluruh rakyatnya, mengelola sumber daya pembangunan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat, dan memberi ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam proses penyelenggaraan pembangunan,” ujar Lepi lagi.

Lepi-Gilar juga akan memastikan jika identitas Cianjur sebagai kota santri dan pusat peradaban dengan tiga pular budaya ngaos, mamaos, dan maenpo, akan menjadi seperangkat tata nilai yang terinternalisasi dalam setiap gerak langkah kebijakan pembangunan. “Lepi-Gilar akan mengahdirkan tatanan masyarkat Cianjur yang berbudaya tinggi dan religius,” terangnya.

Menurutnya munculnya dua figur ini karena PKB dengan PKS sudah menjalin komunikasi sejak lama, dan satu sama lain sudah tertarik. “Ada beberapa hal yang membuat kita tertarik untuk berkoalisi,” ungkap Lepi.

Maka dari itu PKB dan PKS sama-sama memiliki komitmen untuk melakukan perubahan di Kabupaten Cianjur. “Secara prinsif PKB dan PKS adalah partai dakwah, yang meletakan kekuasaan itu sebagai instrumen, dan sebagai wasilah, untuk memperkuat amal ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.

Menurut Lepi dari kesamaan prinsif tersebut menjadi klik antara PKB dan PKS yang memiliki komitmen dalam keumatan, partai yang memiliki komitmen dalam perubahan dan partai yang memiliki komitmen yang memprioritaskan isu-isu soal kerakyatan. “Hari ini (kemarin,red) sudah sepakat, dan tak lama lagi akan mendeklarasikan pasangan Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Raharja,” ujarnya.

Lanjut Lepi, rekomendasi dari DPP PKB dan PPP PKS untuk mengusung pasangan Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Raharja pada Pilkada Cianjur 2020 sudah turun. “Besar harapan kami kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur, yang sama-sama mengidam-idamkan proses perubahan, untuk sama-sama memperjuangkan kemenangan pada Pilkada Cianjur 2020,” pungkasnya.

Sementara itu, bakal calon wakil bupati Cianjur Gilar Budi Raharja menyebut, hastag Cianjur baru dapat menjadi jawaban masyarakat Cianjur yang menginginkan perubahan.

Menurutnya, dengan dipercaya untuk mendampingi Lepi Ali Firmansyah pada Pilkada Cianjur 2020, optimis bahwa harapan Kabupaten Cianjur akan mendapat perubahan yang lebih besar.

“Kami ini pasangan muda, dengan slogan Cianjur baru dapat menjadi jawaban bagi masyarat Cianjur,” kata Gilar di Kantor DPC PKB Cianjur, Senin (17/8).

Gilar mengatakan, dirinya bersama Lepi Ali Firmansyah dapat menyamakan ritme dalam mengejar kemenangan di Pilkada Cianjur 2020. “Usia saya dengan kang Lepi hanya terpaut beberapa bulan, saya melihat kemistri dengan beliau begitu kuat sejak awal,” ujarnya.

Lanjut Gilar, meski DPP PKS belum mengeluarkan surat rekomemdasi, namun ia meyakini dengan adanya perintah untuk melaksanakan deklarasi, maka DPP PKS telah merestui pasangan Lepi Ali Firmansyah dengan Gilar Budi Raharja. “Adanya perintah deklarasi ini menjadi pegangan bagi kami, bahwa ini semua sudah klir,” pungkasnya.(dil)