Sebelum Tabarakan Maut, Sopir Truk Sempat Diajak Istirahat

Caption Truk yang dikendarai Saepudin ringsek setelah menabrak Xenia dan pohon., Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Saapudin, seorang pengemudi truk bernomor polisi B 9021 BYY, tewas seketika setelah truk yang dikendarainya nabrak mini bus dan pohon di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kampung Gombong, Desa Songgom Kecamatan Gekbrong. Selasa (18/8/2020) sekitar pukul 05.30 Wib.

Berdasarkan informasi, kecelakaan itu berawal saat truk yang dikendarai Saepudin melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur, saat menempuh perjalanan Saepudin mendahului truk yang ada di depanya, saat kembali ke jalur kiri menabrak sepeda motor dan bagian mobil Xenia, hingga berhenti setelah menabrak pohon.

Sejumlah warga yang ada di lokasi kejadian langsung menolong korban yang terlibat kecelakaan, pengemudi beserta penumpang Daihatsu Xenia dan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, sementara Saepudin meninggal dunia di lokasi dengan kondisi tubuhnya terjepit.

Baca Juga : Dua Mobil Dan Satu Motor Terlibat Tabrakan Satu Orang Tewas

Seorang saksi Saepul (35) mengatakan mengaku, sempat melihat kecelakaan tersebut, dan dirinya juga nyaris jadi korban.

“Sebetulnya Korban adalah teman saya, truk yang kendarai Saepudin dan truk yang dikendarai oleh saya dari Sukabumi, berakat berbarengan untuk mengirim semen ke daerah Cianjur, namun naas setelah mendahului truk yang saya kendarai Saepudin malah menabrak mobil dan pohon,” katanya kepada RADARCIANJUR.com di lokasi kejadian.

Saepul mengaku, sebelum terjadi kecelakaan maut itu, ia sempat mengajak Saepudin untuk istirahat, namun korban tak menghiraukan ajakan, malah memilih untuk melanjutkan perjalanan.

“Di wilayah Gekbrong saya ajak Saepudin istirahat, tapi dia gak mau, ya ter paksa kita melanjutkan perjalanan,” katanya

Ia tak menyangka bahwa teman bekerjanya akan menianggal dunia dalam perjalanan menuju Cianjur

“Sebelum berangkat dari gudang saya sempat ngobrol, sama sekali tidak menyangka akan terjadi seperti ini,” pungkasnya (dil)