Catat Waktunya! Pendakian Gunung Gede Mulai Buka

Foto: Dokumentasi For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Kabar gembira bagi para pendaki gunung. Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur mulai dibuka secara uji coba selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu (20-24/8/2020).

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Popy Evlap mengatakan, untuk pendakian uji coba ini mulai dari Kamis, (20/8) sampai Minggu (24/8/2020) telah dibuka dalam masa percobaan untuk umum.

Namun, kata Popy, pendaftaran pendakian melalui mekanisme jasa Koperasi Surya Kencana dan Koperasi Cantigi (booking on the spot, red).

“Jadi kami ada kerjasama dengan koperasi yang ada di Cibodas, Desa Cimacan ini. Tapi baru hanya empat hari itu saja,” katanya saat dikonfirmasi radarcianjur.com, Jumat (21/8/2020).

Setelah itu, ujar Popy, kedepannya pihak TNGGP akan melihat dulu dari hasil evaluasi selama masa percobaan tersebut.

“Rencana buka untuk umum itu nanti melihat dulu hasil evaluasi selama empat hari ini,” ujarnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap mengingatkan kepada seluruh pengunjung, agar tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini.

“Tetap menggunakan masker, mencuci tangan atau hand sanitizer, menjaga etika batuk atau bersin, menjalankan SOP pendakian, menggunakan sarung tangan, serta membawa surat keterangan sehat yang berlaku pada hari H,” jelasnya.

Kepala Seksi P2 Balai Besar TNGGP, Sahyudin menambahkan, untuk data pengunjung dari masa uji coba pendakian ini, hari pertama yang melalui perizinan atau ULK pintu Cibodas sebanyak 23 orang. Sedangkan pintu Gunung Putri sebanyak 55 orang.

“Jadi totalnya 78 orang di hari pertama. Untuk hari kedua belum masuk data, karena nanti sore,” katanya.

Dalam uji coba kali ini, batasan pengunjung pendaki di semua pintu, sebanyak 600 orang. Berharap, Minggu depan bisa buka secara biasa untuk umum.

“Jadi per hari itu batas pendakian 600 orang atau setengahnya dari kuota harian,” ujarnya. (dan)

Mendaki Pangrango:

Dibuka selama empat hari, Kamis hingga Minggu (20-24/8/2020).

Pendaftaran pendakian melalui jasa Koperasi (booking on the spot).

Seluruh pengunjung, menerapkan protokol kesehatan.

Menggunakan masker, mencuci tangan atau hand sanitizer, menjaga etika batuk atau bersin, menjalankan SOP pendakian, menggunakan sarung tangan, serta membawa surat keterangan sehat yang berlaku pada hari H.(*)