Libur Panjang, PHRI Sebut: Tempat Wisata Masih 60 Persen

OBJEK WISATA: Salah satu objek wisata dan tempat rekreasi di Cianjur sudah mulai menggeliat. (Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Libur panjang beberapa waktu ini menjadikan sebagian besar warga memilih untuk berwisata. Seperti yang terpantau di sejumlah objek wisata di Kawasan Cipanas dan wilayah lain di Cianjur, sudah terus menggeliat.

Kendati begitu, Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur menyebut, mengenai pengunjung objek wisata di beberapa kawasan seperti di Taman Bunga Nusantara (TBN), Sevillage, Kebun Raya Cibodas, dan sejumlah tempat rekreasi lainnya itu belum bisa dikatakan sudah normal 100 persen.

“Kalau bicara persentasi, khusus di weekend ini mungkin baru sekitar 60% pengunjung. Itupun ke objek tempat daerah wisata (ODTW), bukan hotel dan restoran,” ujar Ketua PHRI BPC Cianjur, Nano Indrapraja kepada radarcianjur.com, saat dikonfirmasi, Minggu (23/8/2020).

Menurut Nano, hal tersebut dinilai sudah mulai terlihat ada geliat. Karena sebagian besar dari masyarakat pada dasarnya sudah haus akan berlibur. Meskipun tetap memiliki permasalahan yang sama yaitu pendapatan untuk operasional beberapa tempat rekreasi yang belum normal.

“Ya rata-rata weekend itu sekitar 60 persen. Tapi kalau secara keseluruhan weekend dan weekday itu masih di kisaran 35 sampai 40 persen,” katanya.

Di sisi lain, ia juga menilai, bahwa masih sedikitnya geliat tersebut merupakan permasalahan ekonomi bukan karena semata-mata Covid-19 saja. Namun, apapun penyebabnya, pihaknya akan terus berfikir bagaimana caranya dapat berjalan kembali roda perekonomian dengan hidup berdampingan dan berkomitmen.

“Maka dari itu kami tetap mengimbau agar protokoler kesehatan, baik menggunakan masker, hand sanitaiser, social distancing dan lain sebagainya di era dan gaya baru ini terus diterapkan.

“Tidak bisa disamakan dengan era sebelum Covid-19 datang. Jadi kita harus berdampingan dengan era dan gaya hidup baru. Termasuk mencari kesempatan dan peluang untuk mendapatkan pendapatan demi kelangsungan hidup bersama,” pungkasnya. (dan)