Satpol PP Cianjur Jaring 20 Wanita Terduga PSK

DIMINTAI KETERANGAN: Petugas Satpol PP Cianjur tengah melaukan BAP kepada wanita yang telah terjaring razia. FOTO: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur mengamankan 20 orang wanita dari kamar penginapan yang sedang berduaan dengan laki-laki bukan muhrim, Sabtu (23/8/2020) dini hari.

Ke 20 wanita yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) itu, terjaring razia saat diamankan dari tiga hotel di Cianjur, dan langsung dibawa ke Markas Satpol PP Kabupaten Cianjur.

Kepala Bidang Penegak Perda Tribumtranmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Tulus Budiyono mengatakan, dari kegiatan operasi yang digelar Sabtu (22/8/2020) sekitar pukul 20.00 WIB sampai Minggu (23/8/2020) pukul 01.00 WIB terjaring 20 orang terduga PSK.

“Ke 20 orang terduga PSKitu terjaring di tiga penginapan dari tujuh kecamatan di Kabupaten Cianjur,” katanya kepada radarcianjur.com, Minggu (23/8/2020).

Adapun ketujuh kecamatan tersebut, di antaranya, Kecamatan Cianjur Kota, Karangtengah, Sukaluyu, Cilaku, Cugenang, Pacet, dan Cipanas.

Tulus memaparkan, perempuan yang terjaring akan di BAP terlebih dahulu, selanjutnya dari hasil pemeriksaan akan ketahuan mana PSK mana bukan. Kemudian jika memang PSK akan dikirim ke Rumah Rehabilitasi Sosial Karya Wanita (RRSKW) milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di Sukabumi.

“Dari hasil BAP PPNS Satpol PP, ada empat orang PSK yang akan dikirim ke RRSKW Sukabumi. Mereka akan mendapat pembinaan agar tidak kembali melakukan pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Tulus menambahkan, kegiatan operasi akan terus digelar secara rutin, supaya Cianjur bersih dari maksiat. “Mudah-mudahan mereka yang sudah mendapat pembinaan di RRSKW tidak terjun kembali bekerja sebagai PSK,” pungkasnya.(dil)

Grafis:

Tertangkap Basah di Penginapan:

20 wanita berduaan dengan laki-laki bukan muhrim

Razia
Sabtu (23/8/2020) dini hari.

TKP:

Tiga tempat di tujuh kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Kecamatan Cianjur Kota, Karangtengah, Sukaluyu, Cilaku, Cugenang, Pacet, dan Cipanas.