Dilempar Bata dan Batako, Rumah Dalang Muda di Bojongpicung Dirusak Orang Tak Dikenal

RADARCIANJUR.com – Rumah sang dalang muda, Kodrat Taryana (27), di Kampung Cipangkalan RT 05/05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, dirusak orang tak dikenal Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Barang bukti batu bata dan batako berserakan di rumah bersamaan pecahan kaca yang berserakan. Kerusakan terparah berada di kamar depan yang dijadikan ruang konveksi.

Kodrat Taryana (27), menduga kerusakan rumahnya ada kaitannya dengan pementasan wayang golek yang ia lakukan pada Sabtu malam di Desa Cibarengkok tempat kelahirannya.

“Saya masih manggung di Cibarengkok, istri, anak, dan keponakan pulang duluan ke rumah, setengah jam istri pulang saya dapat kabar bahwa rumah ada yang merusak,” ujar Kodrat ditemui di rumahnya, Senin (24/8/2020).

Kodrat pun merasa shock dan ia langsung menghentikan pementasan sekitar pukul 02.00 WIB.

“Saya pulang ke rumah istri sudah ketakutan, kami tidur di rumah yang di rusak tapi personel seni wayang dan teman saya sebanyak 35 orang berjaga di rumah,” katanya.

Kodrat bersyukur istri dan anaknya tak terluka, ia sempat berpikir bahwa anak dan istrinya terluka.

“Perusak itu pergi sebelum istri saya pulang ke rumah,” katanya.

Kodrat mengatakan, ia sudah melaporkan kejadian pengrusakan rumahnya kepada Mapolsek Bojongpicung pada Minggu subuh.

“Saat ini saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan rumah saya,” katanya.(dil)

Fakta Rumah Dalang Dirusak

Korban:
Kodrat Taryana

Profesi:
Dalang

TKP :
Kampung Cipangkalan RT 05/05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur

Waktu Kejadian:
Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Barang bukti:
Batu bata dan batako berserakan di rumah.

Kaca rumah mah pecah dan kaca pecahan kaca berserakan.

Kronologis:

Korban manggung di Desa Cibarengkok Minggu (23/8/2020)

Istri, anak, dan keponakan pulang lebih dulu.

Korban menerima kabar setengah jam kemudian rumahnya dirusak dan langsung menghentikan pementasan sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban langsung melapor ke pihak kepolisian.