Tega! Ayah Tua Renta Diusir Anak Kandung Sendiri.

MIRIS: Agus Edi Praura (73) tidak menyangka akan diusir oleh anak semata wayangnya, dirinya kini hanya tinggal di emperan toko sekitar Tugu Pramuka, Karangtengah. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Air susu dibalas air tuba. Mungkin itulah ungkapan yang saat ini menimpa Agus Edi Praura (73) warga Kampung Darwati, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cipatuja, Tasikmalaya.

Dirinya diusir oleh anak pertamanya saat lebaran Idul Adha tanpa sebab apapun. Kini dia terkatung-katung di Kabupaten Cianjur.

Dengan suara lirih, dirinya menceritakan perjalanannya dari Tasikmalaya ke Cianjur hanya bermodalkan sedikit uang yang dimiliki dengan menaiki bus.

“Gimana ya, dari kecil dididik, sampai bisa kerja. Tapi, pas sudah besar malah tidak menghargai saya,” ujarnya.

Sembari beristirahat di emperan toko yang tak jauh dari Tugu Pramuka Kecamatan Katangtengah, Kakek Agus mengaku tak pernah memiliki masalah apapun dengan anak-anaknya, dirinya tidak menyangka anak yang ia besarkan tega berbuat hal tersebut hingga mengusirnya.

Bahkan, dua anaknya yang lain tidak tahu bahwa ayahnya diusir oleh kakaknya karena bekerja di tempat yang berbeda.

“Agung paling besar, kedua Deri, kerja di Kota Tasik. Kalau, bungsunya Ajeng tinggal sama bibinya di Banjar. Anak yang lain gak tahu,” ungkapnya.

Kurang lebih satu bulan dirinya berada di Cianjur, kegiatan sehari-harinya hanya memungut sampah atau barang-barang bekas.

“Sehari-harinya mungutin sampah. Ya, cukup buat ngopi aja. Tapi, suka ada yang ngasih makan,” terangnya.

Setiap malam, ia hanya tidur beralaskan koran dan berbantalkan kardus. Meski demikian dirinya tak terlihat bersedih dan selalu tersenyum di setiap kata demi kata yang dilontarkan.

“Kalau dibilang, saya mah sudah sebatangkara. Istri sudah lama meninggal, tidak ada sodara. Diusir anak juga,” lirihnya.

Meskipun diusir anak, dirinya tak pernah melawan. Dirinya hanya bisa pasrah pada Yang Maha Kuasa.

“Saya mah sudah sumpah, mau tidak dianggap bapak juga gak apa-apa sama dia,” tutupnya. (kim)