Satu Pegawai Itda Positif Covid-19 Hasil Swab

Coronavirus.(net)
Coronavirus.(net)

RADARCIANJUR.com – Seorang pegawai dikabarkan positif covid-19 hasil swab tes, hal itu diketahui setelah dilakukan swab tes terhadap 67 staf kepegawaian di lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur, Jumat (28/8/2020).

Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur Arief Purnawan mengatakan tes swab dilakukan terhadap seluruh pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur.

Semua staf dan pegawai di lingkungan Inspektorat kabupaten Cianjur telah dilakukan swab test.

“Untuk hasil bisa langsung ditanyakan ke Dinkes atau ke Gugus tugas covid-19,” kata Arif kepada RADARCIANJUR.com melalui sambungan telepon, Sabtu (29/8/2020).

Arief mengaku, bahwa dirinya telah menerima informasi ada satu pegawainya yang reaktif namun hal tersebut tentunya harus dipastikan langsung ke Dinas Kesehatan.

“Informasinya ada 1 orang yang reaktif, tapi berhubung saya masih ada kegiatan di Bandung, jadi belum tahu pasti kebenarannya mungkin bisa langsung ditanyakan ke gugus tugas yakni dokter Yusman Faisal,” katanya.

Sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur Asep Suhara mengatakan, ada 67 orang pegawai yang dilakukan swab test oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

“Ada 67 orang yang dilakukan swab test oleh Dinkes Kabupaten Cianjur,” katanya.

Asep mengatakan, belum tahu berapa orang yang dinyatakan positif dan negatif setelah dilakukan swab test.

“Semuanya ada 67 orang yang di swab test, namun untuk lebih lengkapnya bisa ditanyakan langsung ke gugus tugas covid-19 Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Asep mengatakan kegiatan swab test langsung dipimpin oleh dokter Yusman Faisal.

“Jadi bisa langsung ditanyakan saja ke dokter Risman karena beliau langsung yang memimpin pada saat dilakukan swab di lingkungan Inspektorat,” katanya.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya pegawai Inspektorat Daerah yang reaktif hasil swab tes.

“Saya belum terima laporanya,” kata Herman

Herman mengatakan, semua dinas dan badan yang ada di Pemkab Cianjur memang sedang dilakukan swab tes.

“Hasil swab tes akan saya cek hari Senin, sementara ini belum ada laporan,” ujar Herman

Herman mengatakan, swab tes masih fokus dilakukan terhadap para guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

“Swab tes masih fokus dilakukan terhadap para guru dalam persiapan KBM tatap muka,” katanya.

Herman mengatakan, jika kebijakan pemerintah pusat tentang sekolah kembali diperbolehkan gurunya harus sehat.

“Kalau reaktif berbahaya buat anak-anak, karena hasil studi anak-anak yang paling rentan,” kata Herman.

(dil)