Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Ketua BUMDes Cisalak: Itu Hoaks

MILIKI ATURAN: Ketua BUMDes Cisalak menangkis adanya kabar kurang baik mengenai pengelolaan dana BUMDes di Cisalak. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cisalak diterjang isu tak sedap. Pasalnya, ada kabar tersiar uang BUMDes yang dijadikan program koperasi simpan pinjam tidak disalurkan kepada masyarakat sekitar atau dipinjamkan kepada masyarakat desa lain yakni Desa Mayak Kecamatan Cibeber. Namun hal tersebut dibantah oleh Ketua BUMDes Cisalak, Hadi Sapaat.

Ia menuturkan, bahwa saat ini program koperasi simpan pinjam dari dana BUMDes baru berjalan tiga bulan. Bahkan batas maksimal pinjaman kepada warga Desa Cisalak hanya sebesar Rp500 ribu. Berbeda dengan kabar yang beredar bahwa pinjaman kepada desa tetangga sebesar Rp10 juta.

“Enggak benar itu, hoaks. Kita aja baru berjalan tiga bulan dan baru ada 26 anggota, satu Rw aja masih dalam tahapan,” ujarnya.

Selain itu, program simpan pinjam tersebut memiliki aturan dengan Nomor:05/KEP/BUMDesa-CS/V/2020. Sehingga, lanjutnya, sudah ada aturan yang mengikat dan tidak mungkin pihaknya melakukan pelanggaran. Baginya, hal tersebut dianggap sebagai cobaan dalam membangun BUMDes Cisalak.

“Ya ini kami anggap sebagai ujian saja, kita tidak akan membahas siapa yang membuat isu tersebut dan tidak akan mengusut. Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana merancang desa ini bisa maju perekonomiannya,” terangnya. (kim)