Ratusan Linmas Cipanas Disiagakan Jelang Pilkada Serentak

SIAGAKAN: Ratusan Linmas yang ada di Kecamatan Cipanas disiagakan jelang Pilkada Serentak Desember mendatang. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Belum lama ini, Pemerintah Kecamatan Cipanas mengumpulkan seluruh pelindung masyarakat (Linmas) yang ada di wilayahnya, guna mengecek kesiapan keamanan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2020 mendatang.

Camat Cipanas, Latip Ridwan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan kemarin merupakan apel siaga persiapan menjelang Pilkada Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Cianjur, tentang sejauh mana Linmas di Kecamatan Cipanas nanti bisa secara optimal bertugas.

“Kami kumpulkan seluruh linmas yang ada, untuk mengecek sejauh mana kesiapan Linmas nanti di lapangan, saat Pilkada Desember mendatang,” katanya.

Selain itu, Latip mengatakan, seluruh Linmas yang ada diberikan pemahaman serta pelatihan khusus, termasuk baju seragam yang memang belum memiliki atau sudah rusak pun disiapkan.

“Insyaallah, setelah dilakukan kesiapan mudah-mudahan keamanan dalam Pilkada nanti khususnya di wilayah Kecamatan Cipanas bisa berjalan lancar tanpa ada sesuatu yang tak diharapkan,” ujarnya.

Kepalas Seksi (Kasie) Trantib Kecamatan Cipanas, H. Holis menambahkan, dalam pelaksanaannya kemarin, apel ini dihadiri 140 anggota Linmas dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Cipanas.

“Jadi per desa itu 20 orang anggota Linmas diterjunkan. Kemungkinan nanti dalam pelaksanaannya, Linmas ini akan melibatkan seluruhnya dengan total anggota sebanyak 530 orang,” terangnya.

Adapun pembagian anggota sendiri, kata Holis, 460 orang untuk pengamanan langsung (Pamsung), dan pengamanan wilayah (Pamyah) sebanyak 70 anggota.

“Jadi di setiap TPS itu masing-masing ditempatkan dua anggota, termasuk yang berjaga di wilayahnya delapan orang. Jadi total per desa sebanyak 10 orang,” katanya.

Holis berharap, dengan adanya ujung tombak keamanan di masing-masing wilayah ini, bisa menghasilkan Cipanas yang kondusif, aman, dan lancar. Termasuk bisa membantu pengamanan bersama TNI dan Polri.

“Jadi jumlahnya itu kemungkinan tidak akan sama. Mungkin nanti secara teknis di masing-masing desa akan berbeda. Disesuaikan dengan TPS yang ada,” katanya. (dan)