Tingkat Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan Masih Rendah

Tim gabungan sedang razia warga tak bermasker. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIJANJUR.com – Lebih dari tiga ribu warga Cianjur yang tak bermasker terjaring razia oleh tim gabungan dalam tiga pekan terakhir ini. Warga yang terjaring razia menerima sanksi tertulis, lisan, serta sanksi sosial.

Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Sri Laelani, mengatakan masih banyaknya warga yang terjerat razia masker setidaknya mengindikasikan tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan relatif rendah. Apalagi warga yang terjaring razia rata-rata berdalih lupa ataupun ketinggalan membawa masker.

“Rata-rata mereka beralasan lupa ataupun ketinggalan masker. Padahal kami rutin wawar agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata kepada RADARCIANJUR.com Rabu (2/9/2020).

Warga yang terjaring razia merupakan pejalan kaki, pengendara sepeda motor, serta pengendara mobil. Data mereka selanjutnya dicatat sebagai bahan evaluasi penerapan sanksi berikutnya.

“Sekarang bentuk sanksinya kerja sosial. Ada yang membersihkan area publik, ada juga yang memilih hukuman push up,” kata Sri

Sri mengatakan masih terdapat warga yang terkesan cuek menggunakan masker saat beraktivitas. Padahal, masker berguna cukup efektif menangkal penyebaran virus korona.

“Kami dibantu TNI, Polri, BPBD, PMI, dan elemen lain, akan terus melaksanakan razia masker ini. Upaya sosialisasi juga akan terus dilakukan agar warga betul-betul memahami pentingnya menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (dil)