Bapaslon Perseorangan HaDe Hadir Bukan Tradisi Politik

TETAP MAJU: Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Mohammad Toha-Ade Sobari tetap yakin menang meski mencalonkan melalui jalur perseorangan. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Berbagai visi dan misi serta strategi diungkapkan berbagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati setelah melakukan pendaftaran. Seperti halnya Bapaslon Perseorangan Mohammad Toha-Ade Sobari. Bapaslon dengan panggilan HaDe ini mengutarakan kematangan untuk menjadi penghuni Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

Balon Bupati Cianjur, Mohammad Toha mengatakan, setelah menyerahkan berkas pendaftaran, pihaknya akan masuk ke tahap berikutnya. Ia pun memohon doa agar Pilkada Cianjur 2020 bisa berakhir dengan baik dan lancar.

“Sehingga Cianjur dapat melahirkan pemimpin daerah yang membawa kemakmuran bermartabat dan agamis,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mendaftarkan diri sebagai bapaslon perseorangan bukan untuk melanjutkan tradisi. Namun, tetap memiliki target dalam memenangkan Pilkada.

“Kalau sudah masuk pendaftaran masa tidak mau menang? Siapapun pasti mau menang. Kita evaluasi strategi kita, kekuatan kita, kelemahan kita, opportunity kita, dan fortune kita sehingga kita membuat sebuah strategi dan insya Allah kita sudah miliki strategi dalam memenangkan Pilkada ini,” terangnya.

Di sisi lain, Balon Wakil Bupati Cianjur, Ade Sobari menambahkan, pihaknya baru menginjakan sebelah kakinya di KPU Cianjur, sebab sebelah lagi akan ada pada pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Cianjur 2020 pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Itu pun kalau Cianjur mau berinovasi Cianjur bersolusi dan juga Cianjur bermartabat. Maka dari itu kita tawarkan Hade untuk masyarakat Cianjur,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah mengungkapkan, pihaknya telah menerima berkas dari bapaslon Hade pada pukul 13.05 WIB. Dirinya pun menyebut syarat pencalonan dinyatakan memenuhi syarat.

“Syarat calon sudah ada, untuk lebih detil akan dilanjutkan pada tanggal 6 sampai 12 untuk verifikasi syarat calon,” jelasnya.

Lanjutnya, syarat pencalonan dari partai politik (parpol) dan perseorangan pada prinsipnya sama. Akan tetapi, syarat pencalonan parpol dokumen B1KWK-nya berasal dari parpol atau gabungan parpol.

“Kalau perseorangan ada BA7KWK yang kemarin selama beberapa bulan yang lalu sudah diversifikasi itulah yang di lampiran kepada kita,” tutupnya. (kim)