Lagi, Delapan Wanita Terjaring Operasi Pekat Gabungan

DIINTROGASI: Petugas gabungan dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, TNI dan Subdenpom melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur bersama dengan Koramil 0608-01/ Cianjur Kota dan Subdenpom kembali melaksanakan razia penyakit masyarakat pada Sabtu (5/9) malam.

Dari hasil operasi tersebut, berhasil didapati beberapa minuman berbagai merk dari tempat hiburan malam dan warung. Bukan hanya minuman saja, namun dari salah satu tempat hiburan yang masih menyalahi aturan yakni masih membuka di tengah pandemi Covid-19 turut digeruduk petugas. Alhasil, delapan wanita berhasil diamankan dan digelandang ke Mako Satpol PP Kabupaten Cianjur untuk didata.

“Dari giat operasi pekat ini kita amankan minuman keras dan delapan wanita. Kita langsung bawa ke mako, kita periksa sesuai prosedur,” ujar Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Tulus Budiyono.

Namun dari hasil pantauan di lapangan, tidak semua tempat hiburan malam (THM) buka. Namun pihaknya memperingati bagi pemilik THM jika masih tetap membuka akan mendapatkan teguran keras. Bahkan tak segan-segan pihaknya pun akan melakukan penyegelan.

“Pada saat operasi kita liat hanya satu yang buka, yang lainnya tutup dan menaati aturan. Tapi kalau masih tetap buka, akan kita tindak tegas bahkan mungkin kita segel,” tegasnya.

Lanjutnya, dari wanita yang diamankan petugas dan hasil pemeriksaan terindikasi sebagai PSK, maka pihaknya tidak segan-segan untuk di bawa ke panti rehabilitasi.

“Tadi pemiliknya tidak ada, hanya ada wanita yang bekerja saja. Jika dari hasil pemeriksaan terindikasi PSK, maka kemungkinan kita akan bawa ke panti rehabilitasi,” tuturnya.

Selain itu, masyrakat pun jika menemukan THM yang masih buka diharapkan untuk menyampaikan kepada Satpol PP Kabupaten Cianjur dan akan langsung ditindaklanjuti.

“Kita berharap seperti itu, ada informasi darimana saja. Masyarakat bisa melapor, sampaikan saja kepada kita jika ada THM buka dalam kondisi pandemi Covid-19 ini nanti akan kita tindak,” tutupnya. (kim)