Bayi Dijemput Dinas Sosial, Calon Orangtua Angkat Hanya Bisa Menagis

Kepala Puskesmas Cilaku menyerahkan bayi yang ditemukan di tumpukan koral kepada Tim Dinas Sosial. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Tetesan air mata dari calon orang tua angkat bayi malang tak terbendung saat tim Dinas Sosial menjemput sang bayi malang untuk dibawa ke Yayasan Dinas Sosial Jawa Barat, dari Puslesmas Cilaku, Selasa (8/9/2020).

Calon orang tua angkat bayi malang Asep Juanda mengatakan, sejak ditemukan di tumpukan koral pada Minggu (6/9/2020) lalu, ia sudah ikut andil dalam merawat bayi tersebut bersama tim medis Puskesmas Cilaku.

“Saya ikut andil mengurus bayi itu, seperti membelikanya susu formula,” kata Asep kepada RADARCIANJUR.com (8/9/2020).

BACA JUGA : Astaghfirullah! Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Koral

Asep mengaku selema puluhan tahun berkeluraga ia belum memiliki anak, sehingga ingin merawat dan membesarkan bayi perempuan yang malang itu.

“Jika saya dipercaya untuk adopsi bayi itu saya akan rawat seperti merawat anak sendiri,” ujar Asep.

Asep menyayangkan pihak Dinas Sosial yang menjemput bayi malang itu untuk dibawa ke Yayasan Dinas Sosial Jawa Barat.

“Seharusnya tidak usah dibawa ke Bandung, karena saya juga disini ingin adopsi bayi itu,” kata Asep.

Kepala Desa Sukasari Deden Supriatman mengatakan sudah ada tiga orang yang ingin adopsi bayi malang itu.

BACA JUGA : Sempat Membiru Tubuh Bayi Malang, Kondisinya Kini Membaik

“Namun yang mengajukan secara tertulis baru pak Asep Juanda,” kata Kades

Deden memgatakan sebagai kepala desa pihaknya ikut bertanggung jawab atas bayi tersebut, dan di Desa Sukasari masih banyak orang yang mampu dan ingin mengadopsi bayi malang itu.

“Kalau disini ada yang ingin adopsi, kenapa bayi ini harus dibawa ke Bandung,” kata Deden. (dil)