Hari Jadi Kuya Kobong Diwarnai Tangisan Anak Kecil, Ada Apa?

SUNAT MASSAL: Puluhan anak mengantri untuk mengikuti sunatan massal yang diadakan Kuya Kobong di Kampung Sayang Gudang Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Puluhan anak berusia rata-rata lima tahun berteriak histeris, namun ternyata teriakan tersebut merupakan terjadinya sesuatu yang parah. Akan tetapi, anak-anak dengan jenis kelamin laki-laki tersebut tengah menjalani prosesi disunat di Kampung Sayang Gudang Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur.

Kegiatan sunatan massal tersebut dalam rangka hari jadi Kuya Kobong (Kuko) yang merupakan organisasi sosial di Kabupaten Cianjur. Selain sunatan massal, kegiatan lainnya diawali dengan pemberian santunan dan sembako kepada anak yatim serta duafa yang ada di lingkungan sekitar sekretariat Kuko.

Sekretaris Kuya Kobong, Bambang Adiansyah mengatakan, kegiatan tersebut dalam bentuk wujud syukur atas berdirinya Kuko sejak tahun 2018 dan kini menginjak dua tahun.

“Organisasi ini memang berlandaskan sosial, jadi di hari ulang tahun kedua ini kami adakan kegiatan sosial kepada masyarakat. Kita tidak ada unsur kepentingan politik, karena memang murni sosial,” ujarnya.

Selain itu, menginjak usia dua tahun ini anggota Kuko sudah mencapai 126 orang. Namun jumlah tersebut selain anggota yang tidak terdaftar, sehingga jumlahnya pun cukup banyak. Dengan banyaknya anggota tersebut, pihaknya lebih mengedepankan untuk membantu masyarakat dengan program-program sosial.

“Tidak ada unsur politik di setiap kegiatan kami, seperti kembali pada landasan kita yakni sosialisasi. Memang di kondisi sekarang sangat riskan ketika mengadakan kegiatan, tapi kita tidak ada yang menunggangi sama sekali dari pihak manapun,” ungkapnya. (kim)