Oknum Panwas Diduga Peras Plt Camat Sukaluyu

RADARCIANJUR.com – Plt Camat Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dadan Miharja diduga menjadi korban pemerasan yang diduga dilakukan oknum Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) setempat, setelah diketahui ada keberpihakan kepada bakal calon bupati Cianjur.

Oknum panwas tersebut mengacam akan melaporkan kasus tersebut kepada Bawaslu Cianjur jika Dadan Miharja tidak bisa memenuhi keinginannya.

Merasa takut dengan ancaman itu, Dadan Miharja terpaksa menyerahkan sejumlah uang kepada oknum Panwas Sukaluyu.

Plt Camat Sukaluyu mengatakan pihaknya dituduh mendukung Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman yang juga bakal calon bupati pada Pilkada serentak 2020.

“Padahal kegiatan yang saya hadiri saat itu, masih belum masuk pada tahapan Pilkada serentak 2020.Kapasitas saya menghadiri acara yang itu, karena ada Plt Bupati yang sekaligus pimpinan saya di pemerintahan,” kata Plt Camat Sukaluyu, Dadan Miharja, saat dihubungi wartawan, Rabu (9/9/2020).

Dadan mengatakan, dirinya sempat mempertanyakan pelanggaran tahapan Pilkada mana yang dinilai melanggar. Namun, oknum Panwascam Sukaluyu itu tetap bersikukuh, jika dirinya melakukan pelanggaran.

“Saya dituding melanggar PP 53, sementara kegiatan yang saya hadiri itu, Jumat (28/8/2020) dan tahapan pendaftaran Pilkada baru di mulai Jumat (4/9/2020),” katanya.

Dadan mengaku kecewa atas ulah yang dilakukan oknum Panwascam Sukaluyu itu.

“Seharusnya jika memang saya melakukan pelanggaran, tindak saja. Awalnya memang saya tidak akan memberikan, tapi oknum tersebut terus memaksa agar saya menuruti permintaan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari, mengatakan segera menindaklanjuti terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oknum panwascam.

Usep menegaskan tidak ada toleransi bagi para pengawas pemilu yang melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan pengawasan pesta demokrasi.

“Panwas harus bekerja profesional. Penekanan khusus kita akan lakukan proses pembinaan untuk bekerja sesuai prosedur. Karena kunci sukses Pilkada merupakan profesionalisme dari penyelenggara pemilu,” kata Usep. (dil)