PSBB Jakarta, Objek Wisata di Cianjur Merosot

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR WISATA: Kawasan objek wisata Cibodas depan pintu masuk retribusi.

RADARCIANJUR.com – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, mulai pekan kemarin berdampak kepada sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Cianjur. Alhasil, pengunjung yang datang mengalami penurunan. Jikapun ada, kini lebih didominasi oleh warga lokal.

Marketing Wisata Sevillage, Adi Permana mengatakan, jika dalam kondisi normal, pengunjung dari luar Cianjur seperti Jakarta dan Bogor serta pengunjung lainnya bisa mencapai ratusan. Namun kini pengunjung lebih didominasi wisatawan lokal dari sekitaran Kabupaten Cianjur.

“Karena di Jakarta diberlakukan kembali PSBB, jelas ada pengaruh yang signifikan ke kita. Hari weekend kemarin dan sekarang pengunjung menurun hingga 50 persen,” ujarnya Minggu (20/9/2020).

Padahal menurut Adi, pengunjung asal Jakarta itu menjadi salah satu sumber pendapatan paling besar. Namun, karena imbas PSBB, banyak booking atau pemesanan yang dibatalkan. Kendati begitu, wisata Sevillage bakal gencar promosi melalui media sosial terkait wisata yang sesuai protokol kesehatan.

“Kita menjalankan protokol kesehatan dan siap untuk menjadi destinasi wisata,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Plt Kasi Pelayanan Jasa dan Informasi Kebun Raya Cibodas (KRC), Fitri Kurniawati, sejak PSBB di Jakarta diberlakukan kembali, terlihat ada penurunan pengunjung ke KRC sekitar 70 hingga 80 persen.

“Sebelumnya rata-rata weekend 3000-an pengunjung. Kalau penurunan 70 persen maka sekarang hanya ada di kisaran 900-an pengunjung saja,” ungkapnya.

Adapun kebijakan terkait penanganan Covid-19, pihaknya bisa memahami dengan baik. Selain itu, akan sangat mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Cianjur.

“Tapi kami sadar keselamatan masyarakat adalah yang terpenting. Karena itu, kami juga tidak bosan mengingatkan masyarakat yang akan berkunjung ke KRC untuk memastikan dalam kondisi tubuh yang sehat, serta tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 agar wabah pandemi ini bisa cepat selesai. Dengan begitu, semua aspek kegiatan masyarakat dapat berjalan normal kembali baik di sektor kesehatan, pendidikan, perkantoran, perdagangan, industri dan pariwisata. (dan)