Bulog Cianjur Siapkan 1500 Ton Beras Bansos

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Perum Bulog Cabang Cianjur telah menyiapkan 1500 ton beras untuk program Bantuan Sosial Beras (BSB) dari Kementerian Sosial ke warga penerima manfaat yang ada di setiap wilayah di kota santri ini.

“Untuk penyaluran program Bantuan Sosial Beras (BSB) di Kabupaten Cianjur ini telah disiapkan sekitar 1500 ton, sambil kita pupuk stok itu agar semuanya merata,” ujar Kepala Perum Bulog Cabang Cianjur, Rahmatullah kepada radarcianjur.com, usai mengikuti penyaluran BSB di Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Selasa (22/9/2020).

Adapun penyaluran BSB tersebut, kata Rahmatullah, ada dua alokasi. Yakni di Agustus dan September ini. Termasuk di Kabupaten Cianjur sendiri yang sudah disalurkan adalah di Kecamatan Cipanas.

“Launching penyaluran program BSB ini baru launching di Kecamatan Cipanas, sebanyak 12 hingga 15 ton yang dialokasikan,” terangnya.

Dalam penyediaan asal beras yang ada di Bulog, kata Rahmatullah, hampir 100 persen berasal dari para petani yang ada di Jawa Barat.

“Gudang Bulog sendiri, di Kabupaten Cianjur ada dua gudang. Yakni gudang di Bojong dan Bojong Herang, yang kita ambil untuk supply launching Bansos beras semuanya berasal dari para petani,” katanya.

Disinggung terkait ramainya soal penemuan bansos beras yang bercampur butiran plastik di Kecamatan Bojongpicung, menurut Rahmatullah, itu harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu dan klarifikasi dari suplayer yang menyalurkan.

“Kalau untuk Bansos BPNT di Bojong Picung itu bukan dari Bulog. Kami tidak menyuplai, itu dari suplayer swasta,” katanya.

Dengan begitu, pihaknya pun menyarankan kedepan bagi suplayer swasta, harus lebih teliti dan berhati-hati dalam penyaluran bansos terutama jenis beras.

“Kami tidak bisa berkomentar banyak karena memang itu dari suplayer swasta, bukan Bulog,” tegasnya.

Rahmatullah menambahkan, dalam penyaluran beras di Cianjur, pihak Bulog hanya menyalurkan untuk cadangan pangan Pemerintah Daerah dan bantuan provinsi. Termasuk bantuan sosial beras dari Kementerian Sosial kali ini.

“Kami tidak ikut untuk penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Cianjur,” tegasnya. (dan)