Hujan Saat Ini Hanya Transisi Musim

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Hujan yang terus mengguyur menyebabkan berbagai bencana alam, longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Jawabarat.

Di Bogor sejumlah wilayah longsor, di Sukabumi terjadi banjir bandang yang mengakibatkan korban jiwa meninggal.

Bagaimana dengan kondisi Kabupaten Cianjur?

BPBD Kabupaten Cianjur memperkirakan, curah hujan yang tinggi beberapa hari ini adalah bagian dari masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.

Sekretari BPBD Kabupaten Cianjur Moch Irfan mengatakan, curah hujan yang tinggi dimasa transisi musim tidak akan berlangsung lama.

“Hujan dimasa transisi biasanya terjadi hanya beberapa minggu dan tidak akan berlangsung berbulan-bulan,” kata Irfan saat dihubungi RADARCIANJUR.com Selasa (22/9/2020)

Irfan mengatakan selama masa transisi musim, wilayah Kabupaten Cianjur dalam beberapa hari ini diguyur hujan namun belum bisa dikatagorikan darurat bencana.

“Hujan kemarin hanya menyebabkan lonsor di wilayah Kecamatan Cibeber, dan mudah mudahan tidak lagi terjadi bencana yang lebih parah,” ujarnya.

Lanjut Irfan, untuk mengantisipasi terjadinya banjir, longsor dan kekeringan, BPBD Kabupaten Cianjur telah berkoordinasi dengan Korkab Retana, agar selalu siap dimasing-masing wilayah.

“Selain menangani masalah bencana, Retana juga ikut peran aktif dalam hal pencegahan covid-19,” pungkasnya (dil)

Bencana Mengintai

Versi BPBD Cianjur:

Curah hujan tinggi bagian dari masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau

Biasa terjadi beberapa minggu, tidak berlangsung berbulan-bulan

Bencana Alam :
Satu kejaidan Lonsor di wilayah Kecamatan Cibeber

Antisipasi:
BPBD telah berkoordinasi dengan Korkab Retana, agar siaga dimasing-masing wilayah