Langgar Protokol Kesehatan, Warga Dihukum Joget TikTok

Masyarakat yang melanggar prokes dihukum dengan goyang TikTok, Bekasi Timur, Senin (21/9). (Adika Fadil/pojokbbekasi)

RADARCIANJUR.com – Setiap pelanggar protokol kesehatan tentunya akanmendapatkan hukuman. Push-up, squat-jump, atau menyanyi lagu wajib mungkin sudah tidak aneh lagi.

Namun ada yang menarik, pelanggar protokol kesehatan di Kota Bekasi diberi sanksi bergoyang ala video di aplikasi TikTok.

BACA JUGA : Tim Maung Polers Cianjur Buru Pelanggar Protokol Kesehatan

Polisi di Kota Bekasi baru-baru ini menerapkan hukuman berupa bergoyang ala video di aplikasi TikTok. Katanya hukuman macam itu diberikan agar meningkatkan imunitas tubuh.

“Memang masih banyaknya masyarakat yang tidak patuh menggunakan masker begitu juga jaga jarak dalam beraktivitas,” terang Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Bintang Silaen, Senin (21/9/2020).

“Beberapa pelanggar ada yang kita berikan imbauan dan juga hukuman,” sambungnya saat berada di Pasar Baru Bekasi.

Lanjut Bintang, sanksi goyang TikTok dikenakan kepada para pelanggar dengan maksud meningkatkan imunitas masyarakat itu sendiri, agar terhindar wabah virus Covid-19.

BACA JUGA : Waspada! Modus Hipnotis Ngaku Intel Polisi, Gasak Barang Berharga

“Masyakarat tidak tegang dan juga stres yang berhadapan dengan pihak kepolisian walaupun mereka melanggar prokotol kesehatan,” tutupnya. (dil/pojokbekasi)