Petugas Medis Puskesmas Bojongpicung Periksa Warga yang Konsumsi Beras Biji Plastik

Medis Puskesmas Bojongpicung memeriksa warga yang telah mengonsumsi beras berisi biji plastik.

RADARCIANJUR.com – Pihak Puskesmas Bojongpicung menyebut, Butiran biji plastik yang telah termakan oleh KPM di Desa Sukaratu, tidak akan teradsorpsi oleh usus.

Petugas medis Puskesmas Bojongpicung dr Rukun Sutrisno mengatakan butiran plastik jika dalam kadar toleransi yang kecil dan tidak teradsorpsi oleh usus tak ada dampak dan bisa keluar melalui feses.

Menurutnya, untuk meneliti biji plastik yang terdapat dalam beras bukan menjadi kewenangannya.

BACA JUGA : DPRD Cianjur : Usut Tuntas Kasus Biji Plastik di Beras Bantuan Sembako

“Tapi sekilas biji itu saya lihat plastik, jika tak teradsorpsi maka bisa terbuang,” kata Rukun kepada RADARCIANJUR.com (24/9/2020)

Ia mengatakan, warga yang telah terlanjur mengkonsumsi butiran plastik yang bercampur dengan beras telah menjalani pemeriksaan, untuk sementara ini tak ada keluhan yang berkaitan dengan kesehatan.

“Sementara ini kami melakukan pemeriksaan terhadap warga yang sudah mengonsumsi beras berisi butiran plastik, hasil pemeriksaan semua sehat, semoga tak terjadi dampak yang lain,” ujar Rukun.

Seorang warga yang telah dua kali mengonsumsi beras berisi biji plastik, Neni Maryana (34) warga Kebon Cengkeh RT 04/01, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, mengaku tak merasakan apapun di tubuhnya.

“Saya sudah dua kali masak dan dua kali makan sebelum kabar ini viral,” ujar Neni.

Neni mengatakan, tak hanya dirinya yang makan beras tersebut, tiga orang anak dan suaminya juga makan beras tersebut.

Neni baru memeriksa berasnya setelah viral dan ada kabar dari tetangga.

BACA JUGA : Kejari Turun Tangan Dalami Kasus Dugaan Beras Bansos Bercampur Plastik

“Setelah viral baru saya periksa beras tersebut, ternyata dalam beras saya juga ada biji plastiknya,” kata Neni.

Neni mengatakan, ia pun langsung mendatangi pihak RT untuk mengabarkan soal biji plastik dalam beras tersebut.

Neni mengatakan, ia tak sempat melihat biji plastik tersebut saat membersihkan beras. Saat ditanya apakah ada yang mengambang saat dibersihkan dengan air, Neni menjawab tak ada yang mengambang. (dil)