Harapkan Pilkada Cianjur Bermartabat, Bawaslu Gelar Deklarasi Damai

DEKLARASI: Bawaslu dan Forkopimcam, serta para pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Cianjur Pilkada 2020 melakukan deklarasi damai. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur menggelar deklarasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) damai yang bermartabat dan berintegritas, di Ballroom Palace Hotel, Sabtu (26/9/2020).

Dalam acara tersebut, hadir forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Cianjur. Diantaranya Pjs Bupati Cianjur, Kapolres, Dandim, Kajari, dan seluruh unsur penting di pemerintahan Kabupaten Cianjur jelang Pilkada serentak Desember mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Jawari mengatakan, dalam rangka membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkada Cianjur yang sehat dan berintegritas, Bawaslu Cianjur melaksanakan deklarasi damai.

Usep menjelaskan, aspek kesehatan yang dimaksud dalam deklarasi Pilkada ini yakni, para pasangan calon bisa melaksanakan kompetisi secara sehat.

“Jadi artinya semua pihak sama-sama memahami dan mentaati tata aturan yang ada dalam pesta rakyat pemilihan Bupati dan wakil Bupati Cianjur ini,” ujar Usep saat jumpers, Sabtu (26/9).

Pihaknya berharap, dengan deklarasi ini semua pasangan calon bisa berkompetisi secara baik dan mentaati segala aturan yang ada. Terutama dalam hal memasuki tahapan kampanye, yang dimulai 26 September ini sampai dengan 5 Desember, dan di hari tenang nanti.

“Jadi beberapa hal yang dimasukkan dalam deklarasi ini diantaranya adalah terkait dengan memiliki kesepahaman untuk tidak melakukan proses money politik atau politik uang. Termasuk juga tidak menimbulkan sara. Dengan tetap mempedulikan dan menjaga protokol kesehatan untuk pencegahan covid 19,” tuturnya.

Selain itu, fungsi dan tugas Bawaslu dalam Pilkada ini jelas, untuk melakukan proses pencegahan pengawasan dan penindakan. Termasuk dugaan pelanggaran yang bisa saja dilakukan oleh para Paslon dan timnya untuk merebut suara masyarakat.

“Jika ada pelanggaran Bawaslu akan memproses penindakan dan dugaan pelanggaran itu sesuai aturan,” ujarnya.

Namun demikian, Bawaslu pun sangat berupaya untuk melakukan proses pencegahan dini, dibandingkan dengan penindakan. Supaya semua pasangan calon tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran, yang diawasi bersama para stakeholder yang ada.

“Tentunya harus memiliki pemahaman bersama, bahwa Pilkada Cianjur ini harus berjalan sesuai dengan tata aturan, demokratis, berintegritas dan berkualitas,” pungkasnya. (dan)