Pjs Bupati Cianjur Ingatkan ASN Harus Netral di Pilkada 2020

Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdulrahim

RADARCIANJUR.com- Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, Pjs Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdulrahim mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga netralitas.

Saat ini, pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan mengingatkan kepada ASN agar menjaga diri dari keberpihakan terhadap salah satu paslon.

“Tentu kita juga paham kan kita juga harus berpolitik tapi politik kita bukan politik praktis gitu, kita edukasi politiknya. Orang hidup harus berpolitik tapi bukan dengan cara-cara seperti itu. Kita pikir kita sudah teruji dan tinggal mengingatkan saja,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan, dirinya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar ASN bisa berlaku se-netral mungkin saat demokrasi daerah ini berlangsung.

“Karena Kita harus tunjukkan keteladanan kita. Kita juga gak boleh mempermainkan hal yang begitu, kita ingatkan terus kita kan ada inspektorat, Kesbang, Pol PP, dan kita akan koordinasikan untuk menjaga netralitas ASN,” paparnya.

Lanjutnya, tugasnya sebagai Pjs Bupati Cianjur, salah satunya mengantarkan suksesnya Pilkada Cianjur selama Herman Suherman cuti kampanye. Ia pun menyebut protokol kesehatan tetap menjadi hal yang utama dilakukan pada saat berlangsungnya kegiatan di pilkada.

“Untuk Pilkada yang sehat dan cerdas. Terlebih di situasi seperti ini tetap harus disiplin dengan protokol kesehatan, nanti kita di provinsi di KPU juga sedang merumuskan inovasi yang memumongkan kampanye yang sesuai protokol kesehatan,” paparnya.

Kewenangannya sebagai Pjs Bupati Cianjur ialah turut membantu terselenggaranya pemerintahan. Termasuk soal keuangan walaupun tidak sampai mendetil. Ia pun berpesan kepada Paslon untuk berkampanye secara cerdas.

“Mungkin kita mengingatkan kita harus cerdas. Cerdas di sini kita harus menggunakan alat yang tidak konvensional. Ngumpulin orang potensinya rawan yang pasti kita karena kita di Jabar kenaikan Covid-19 nya tinggi, kita juga harus konsisten dengan implementasi protokol Covid-19,” tutupnya. (kim)