HUT ke 60, Unit 9 Karang Taruna Sindanglaya Potong Tumpeng dan Baksos

PERINGATI HUT KARTA: Karang Taruna Unit 9 Desa Sindanglaya memperingati HUT ke-60 dengan potong tumpeng dan santunan kepada anak yatim. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Memperingati Hari Ulang Tahun Karang Taruna ke-60, Unit 9 Karang Taruna Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Cianjur, menggelar acara potong tumpeng dan santunan kepada anak yatim piatu di wilayahnya, Sabtu (26/9/2020) malam.

Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Unit 9, Muhammad Dadang Fason Haji mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini intinya agar bisa memberikan motivasi kepada para pemuda yang ada di karang taruna supaya lebih maju dan bersemangat lagi dalam mengabdikan diri kepada masyarakat khususnya di bidang sosial.

“Karena sejak berdirinya Karang Taruna Unit 9 pada tahun 1988 sampai sekarang itu belum pernah merayakan. Alhamdulillah kali ini pertama kalinya karang taruna nagasari ini bisa melaksanakannya,” kata Dadang.

Adapun rangkaian acara yang disuguhkan dalam peringatan kali ini, tutur Dadang, meliputi pentas seni budaya, hiburan rakyat seperti panjat pinang, dan lainnya.

“Kami juga mengajak kepada teman-teman di Karang Taruna serta masyarakat untuk bakti sosial kepada anak yatim. Ahamdulillah hasilnya ada belasan anak yatim yang menerima santunan itu,” ujarnya.

“Harapan kami semoga teman-teman di Karang taruna semua lebih bisa peduli dan sama-sama membangun kekompakan, bermanfaat bagi sesama, serta menjalin terus tali silaturahmi,” sambungnya.

Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Cianjur, Mudrik menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada karang taruna unit 9 di Desa Sindanglaya ini karena bisa memperingati HUT Karta ke-60 dengan meriah, kompak dan begitu semangat.

“Pada prinsipnya kami para pengurus karang taruna Kabupaten sangat mengapresiasi karena telah mampu membuat suatu terobosan baru,” ujarnya kepada radarcianjur.com.

Pihaknya berharap, mudah-mudahan karang taruna ke depan bisa lebih maju, lebih baik lagi dan terus bersinergis dengan pemerintah.

“Kami berharap bahwa majunya suatu organisasi, khususnya karang taruna perlu adanya satu edukasi serta terobosan dan sudut pandang yang diman berorganisasi itu harus dikedepankan sisi sosial dan bidang lainnya untuk kemajuan karang taruna itu sendiri,” tuturnya.

Masih kata Mudrik, kedepan pemerintah dalam hal ini baik tingkat desa, kecamatan ataupun Kabupaten, mereka selaku pembina utama karang taruna harus bisa mengajak bagaimana para generasi muda yang tergabung di Karang taruna, mampu bersaing di era globalisasi saat ini.

“Intinya ada keseriusan dan sinergitas antara organisasi karang taruna dan pimpinan pemerintah sebagai pembina supaya bisa sama-sama memajukan wilayah itu sendiri,” tukasnya. (dan)