Ini Aturan Kampanye di Masa Pandemi Covid-19

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Cianjur sudah memasuki masa kampanye yang terhitung sejak 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang. Namun penyelenggaraan demokrasi daerah tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, pasalnya saat ini tengah dalam masa pandemo Covid-19.

Beberapa aturan pun diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia melalui PKPU Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 88C poin 1 seperti rapat umum, pentas seni, konser musik, panen raya, kegiatan olahraga dengan massa yang banyak yakni jalan santai, perlombaan, kegiatan sosial berupa bazar dan peringatan ulang tahun partai politik.

“Sudah masuk dalam tahapan kampanye tapi alangkah baiknya menghindari kerumunan massa, karena kan dalam kondisi pandemi Covid-19. Jadi sekarang kampanyenya melalui online atau daring,” ujar Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah.

Lanjutnya, meski demikian, ada beberapa metode kampanye yang diperbolehkan untuk bertatap muka dengan masyarakat. Namun tetap jumlah tersebut dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Ada beberapa metode kampanye yang diperbolehkan bertatap muka tapi tetap harus sesuai aturan dan jumlah yang dibatasi,” jelasnya.

Bagi pasangan calon (paslon) yang tidak mengikuti aturan, akan ada sanksi yang tentunya diberikan. Pertama akan dilakukan penghentian dan pembubaran serta peringatan tertulis dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Pertama itu diperingati dan diberhentikan kegiatannya, namun jika tidak dijndahkan satu jam dari peringatan tersebut maka akan ada surat peringatan dari Bawaslu,” tutupnya. (kim)