Dugaan Kasus Pembunuhan di Sukaresmi, Polisi Punya Bukti

Kapolsek Sukaresmi, AKP Irwan Alexsander SH MH. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Salah satu barang bukti yang didapati kepolisian sektor (Polsek) Sukaresmi dalam menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang berujung maut beberapa waktu lalu itu adalah handphone yang dimiliki korban.

“Dari beberapa hari hasil lidik kami, didapati bukti berupa satu buah handphone yang mana dalam isi chating di Hp tersebut ada ancaman terhadap korban yang dilakukan oleh oknum tersebut. Dimana ancamannya agar jangan sampai ada otopsi,” ungkap Kapolsek Sukaresmi AKP Irwan Alexsander SH MH kepada radarcianjur.com, Selasa (29/9/2020).

Setelah didapati alat bukti tersebut, Kapolsek pun memerintahkan kepada anggotanya untuk dibuatkan mindik dan mencari saksi saksi yang melihat pada saat di TKP sesuai kronologisnya. Apakah itu terjadi pengeroyokan atau tidak.

BACA JUGA : Polisi Ungkap Dugaan Pengeroyokan Hingga Berujung Maut di Sukaresmi

Termasuk, lanjut AKP Irwan, dirinya perintahkan itu di awal September kepada Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan kasat Reskrim.

“Setelah tim khusus dari Polsek Sukaresmi melaksanakan penyelidikan, Alhamdulillah satu orang udah diamankan pelakunya yang juga masih tetangga korban sendiri berinisial MS alias kodok yang berumur sekitar di atas 25 tahun,” terangnya.

Pihaknya juga berencana untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. Bahkan telah ada dua terduga lagi yang kini masih menjadi target operasi. Yakni adiknya dan pamannya. Keduanya berinisial F dan A.

“Alamat terduga pelaku pun, hampir sama dengan korban. Namun hanya beda RT,” ujarnya.

“Untuk sementara pasal yang diterapkan yakni pasal 170 atau 351. Dengan ancamannya diatas 7 tahun penjara,” tambah AKP Irwan. (dan)