Waduh, Limbah B3 Dari KBB Dibuang ke Haurwangi

Limbah B3 Dari KBB Dibuang ke Haurwangi

RADARCIANJUR.com – Tumpukan Limbah yang mengandung zat B3 di Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, diduga berasal dari parusahaan yang berada dikawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, RADARCIANJUR.com beberapa truk besar yang membawa limbah berbahaya itu berasal dari KBB dengan melintasi Jalan Lama Citarum. Tidak hanya di Rest Area Citarum bahkan limbah B3 juga dibuang ke lahan kosong milik LMDH, milik warga di Desa Sukatani dan Desa Haurwangi hingga bertumpuk.

Salah seorang Satpam Rest Area Citarum, Jajaw (35) mengaku, sebelumnya tidak mengetahui bahwa tumpukan tersebut limbah berbahaya, karena dikemas kedalam karung.

Ia juga mengira tumpukan karung limbah ditumpukan di halaman Masjid Jami Al Muchtar di Rest Area Haurwangi, adalah tumpukan milik warga setempat yang akan dijadikan pupuk tanaman dilahan yang berada di dibelakang Masjid.

“Tidak tahu kalau itu mengandung limbah B3, saya diberitaunya tumpukan karung itu pupuk organik. Karena jumlahnya banyak kurang lebih tiga truk besar,” katanya kepada RADARCIANJUR.com Selasa (29/9/2020)

Merasa penasaran, Jajaw pun menanyakan tumpukan karung itu ke pemilik lahan.

“Limbah di dalam karung itu dikirim salah seorang warga dari Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Iya katanya untuk tanaman hias yang dikirim dari KBB,” tuturnya.

Tidak hanya di Halaman Masjid Rest Area saja. Bahkan, ada lima truk lagi yang membuang si lahan kosong milik LMDH di Kampung Kulina Desa Sukatani.

“Saya baru lihat ada tumpukan limbah ini saat pagi hari. Diduga dibuangnya pada malam hari,” ujarnya

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Haurwangi, Mahram (50), mengatakan, limbah yang diduga mengandung B3 yang dibuang diwilayah Kecamatan Haurwangi, baik di Halaman Masjid Rest Area atau pun di Lahan LMDH di Desa Sukatani oleh warga KBB itu tidak memiliki etika dan mencemari lingkungan.

“Diduga limbah itu dari pabrik kain yang ada di KBB. Sebab pabrik kain biasanya mengandung zat berbahaya atau B3. Karena berbahaya limbah dari Padalarang itu dibuang di Kecamatan Haurwangi Cianjur, diduga mereka berniat mengelabui pemilik lahan dengan berbohong bilang itu pupuk organik,” katanya.

Dengan adanya limbah yang dibuang itu, lanjut mahram, pihaknya akan segera mengadukan kejadian ini ke Pemkab Cianjur. Karena warga juga tidak menerima Kecamatan Haurwangi dijadikan gudang pembuangan limbah berbahaya.

“Kalau dibiarkan akan membahayakan warga dan lingkungan di Kecamatan Haurwangi. Kami juga meminta baik aparat setempat maupun pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan pengecekan ke lokasi agar tau bahwa Kecamatan Haurwangi dijadikan gudang pembuangan limbah oleh seorang oknum dari KBB,” pungkasnya. (dil)