Penghuni Lapas Cianjur Berkurang

Lapas Klas 2B Cianjur

RADARCIANJUR.com- Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Cianjur yakni warga binaan pemasyarakata saat ini sudah mulai bisa leluasa di dalam kamar. Pasalnya, jumlah penghuni lapas sudah mulai berkurang dari jumlah sebelumn dilaksanakanya Program Asimilasi Peraturan Menteri Hukum dan Ham RI Nomor 10 Tahun 2020, pada saat itu isi jumlah Lapas Cianjur yaitu 841 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan kini menjadi 692 orang, Senin (05/10).

Meski angka tersebut masih terlihat besar, namun bisa mengurangi tingkat over kapasitas dalam lapas. Berkurangnya penghuni hotel prodeo tersebut salah satunya dari program asimilasi pada pandemi Covid-19 yakni Pemberian Asimilasi Rumah oleh Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kalapas Klas II B Cianjur, Heri Aris S mengatakan, berkurangnya WBP merupakan program dari Dirjen Pemasyarakatan melalui asimilasi di rumah untuk WBP karena kondisi Pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur program asimilasi sukes mengurangi over kapasitas Lapas, selain itu juga kami percaya bahwa penghuni Lapas atau WBP yang menjalani asimilasi benar-benar menjalankannya dan jangan sampai untuk kembali mengulangi kesalahan yang sudah-sudah,” ujarnya.

Lanjutnya, hal tersebut didasari dari pembinaan dan bimbingan selama menjalani hukuman dalam Lapas sesuai dengan metode pesantren yang setiap harinya diberikan pendalaman agama.

“Tentunya berharap WBP yang menjalani asimilasi di rumah memanfaatkan waktunya dengan sebaik mungkin dan tidak digunakan sebagai kesempatan untuk mengulang kembali kesalahan,” jelasnya. (kim)