Pikada Cianjur : Tiga Panwascam Dipecat dan Empat ASN Langgar Netralitas

RADARCIANJUR.com – Tiga orang komisioner Panwascam Sukaluyu terbukti telah melanggar kode etik, mereka harus mendapat sanksi berupa pemecatan.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Tatang Sumarna mengatakan, selain memberikan sanksi berupa pemecatan, Bawaslu juga memberikan peringatan keras terhadap kepala sekretariat Panwascam Sukaluyu.

BACA JUGA : Lima Nakes di Cianjur Terkonfirmasi Positif Covid-19, Diisolasi di Vila Bumi Ciherang

“Untuk penggati tiga orang komisioner tadi sudah dilantik, jadi tidak ada kekosongan pada komisioner Panwascam Sukaluyu,” kata Tatang kepada RADARCIANJUR.com Senin (5/10/2020).

Tatang mengatakan sebagai bentuk kesungguhan kinerja Bawaslu, selain melakukan pemecatan, terhadap tiga orang Panwascam, juga telah menindaklanjuti temuan adanya pelanggaran netralitas ASN.

“Empat orang yang melanggar netralitas ASN telah direkomendasikan ke KSN,” kata Tatang.

Menurut Tatang dari empat kasus yang direkomendasikan ke KSN, baru satu sanksi yang sudah turun.

“Untuk implemtasinya hak dari pemerintah daerah,” ujar Tatang.

BACA JUGA : Bawaslu Bakal Tindak Tegas Pelanggar Pilkada

Lanjut Tatang, empat orang yang melanggar netralitas ASN yankni satu orang kepala dinas, satu orang camat, satu orang lurah dan satu orang perawat di Puskesmas.

“Satu orang yang melanggar netralitas ASN, sekarang sudah mengundurkan diri dan menjadi calon bupati,” kata Tatang. (dil)