DPRD Cianjur Mulai ‘Dikepung’ Buruh

MULAI BERKUMPUL: Pekerja buruh dari berbagai pabrik melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Cianjur untuk menolak UU Omnibuslaw Ciptaker. (Foto: Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Pengamanan aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU Omnibuslaw Ciptaker akan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Sejumlah pekerja buruh sudah mulai memenuhi sekitar Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.

Untuk mengamankan aksi unjuk rasa penolakan tersebut, Polres Cianjur sudah menyiapkan dua unit water canon, 300 anggota Polres Cianjur, 30 anggota Kompi 3 Yon B Satbrimob Jabar dan ditambah dari TNI serta Satpol PP.

“Menerjunkan dari Polri sebanyak 300 orang, dari Brimob 30 orang, ditambah rekan-rekan dari Satpol PP dan Kodim,” ujar Kabag Ops Polres Cianjur, AKP Muhammad Alan Haikel.

Pihaknya pun tidak memusatkan anggota di Kantor DPRD Cianjur saja. Namun, diploting mulai dari Sukaluyu hingga kantor DPRD Cianjur.

“Water canon kami stand by-kan. Meminimalisir terjaidnya kericuhan,” ungkapnya.

Sementara pihak buruh telah menyampaikan kepada Sat Intelkam Polres Cianjur, hari ini massa aksi akan menggelar aksi penolakan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law secara damai.

“Tujuan mereka adalah untuk memastikan DPRD kita mendukung buruh dan menolak RUU Omnibus Law,” tutupnya. (kim)