Hampir Satu Ton Beras Bansos Terendam Banjir Bandang di Cianjur Selatan

Hampir satu ton beras dari program Bantuan Sosial Beras (BSB) Kementrian Sosial Republik Indonesia, terendam banjir

RADARCIANJUR.com – Hampir satu ton beras dari program Bantuan Sosial Beras (BSB) Kementrian Sosial Republik Indonesia, terendam banjir saat terjadi bencana alam di tiga Kecamatan wilayah Selatan Cianjur beberapa waktu lalu.

“Kemarin saya dapat informasi dari temen-temen pendamping PKH, bahwa ada bansos beras yang terendam banjir untuk 28 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Leles,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Ahmad Mutawali, Senin (5/10/2020) kemarin.

Mutawali menyebutkan, total beras yang terendam saat banjir bandang tempo hari, yakni untuk 28 KPM yang dikalikan 15 kilogram perbulan per penerima manfaat.

“Dari 28 KPM kalau dikalikan 15 kilo per penerima dikalikan lagi dua bulan, jadi sekitar 840 kilogram beras. Itu untuk bulan Agustus dan September. Belum yang sekarang bulan Oktober,” tuturnya.

Kendati begitu, kata Mutawali, pihaknya telah berkoordinasi dan akan segera memastikan ke pihak Bulog sebagai penyalur bansos beras tersebut agar segera menggantikan kembali.

“Jadi menurut informasi, posisi beras itu masih ada di kantor desa belum disalurkan ke KPM. Karena ada banjir, jadi beras tersebut keburu terendam banjir,” katanya.

Selain itu, Mutawali mengatakan, pihak Dinsos bakal memfokuskan penanganan pasca banjir di wilayah Cianjur selatan ini, khususnya yang terkena dampak bencana alam.

“Kita akan terus berupaya bekerjasama dengan semua pihak dalam penanganan bencana alam ini. Mudah-mudahan segera teratasi dengan baik, dan yakin bakal ada hikmah dari semua musibah ini,” tukasnya. (dan)