Kampanye Tanpa Protokol Kesehatan Akan Dibubarkan

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Asep Tandang

RADARCINJUR.com – Bawaslu Kabupaten Cianjur ancam bubarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang melakukan kampanye tanpa memenuhi protokol kesehatan covid-19.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Asep Tandang mengataka, pembubaran paksa akan dilakukan sesuai mekanisme, yang telah disampaikan melalui surat Bawaslu Cianjur, kepada masing-masing pasangan calon

“Sebelum dibubarkan Bawaslu akan memberikan peringatan secara tertulis terlebih dahulu, kepada penanggung jawab atau ketua tim pemenangan, jika ada indikasi melanggar protokol kesehatan selama kampanye,” kata Asep kepada RADARCIANJUR.com Minggu (11/10/2020) di Kantor Bawaslu Cianjur.

Asep mengatakan, sebelum dibubarkan pasksa, peringatan terlebih dahulu disampaikan selama 1 jam untuk memperbaiki.

“Jika dalam 1 jam tidak dihiraukan kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pembubaran paksa,” ujar Asep

Lanjut Asep, langkah-langkah pencegahan sudah sering disampaikan, oleh Bawaslu kepada penanggung jawab atau ketua tim pemenangan pasangan calon. Misalnya selalu menyediakan tempat cuci tangan dilokasi kampanye, peserta kampanye selalu menggunakan masker, jarak peserta kampanye dan jumlah peserta kampanye sesuai aturan yang berlaku yakni 50 orang peserta.

“Sudah disampaikan tentang langkah-langkah pencegahan awal yang sering kami Ingatkan. Nanti petugas ke lokasi kampanye kalau tidak menyediakan tempat cuci tangan maka akan disampaikan terlebih dahulu. Sudah jelas poin-poin yang terindikasi dilanggar, sehingga petugas hanya menandai saja poin-poin mana yang dilanggar,” ujarnya. (dil)