Kompetisi Sains Nasional Jenjang SMA/MA Nasional Dibuka

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi. (Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi membuka Kompetisi Sains Nasional (KSN). Kompetisi Sains Nasional dibuka untuk jenjang Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah (SMA/MA) mulai 12 Oktober dan berakhir pada 17 Oktober 2020.

Terdapat sepuluh bidang lomba KSN SMA. Mulai dari Astronomi, Biologi, Ekonomi, Fisika, Geografi, Informatika Komputer, Kebumian, Kimia, dan Matematika.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Jumeri mengatakan, KSN adalah bagian upaya Kemendikbud membina dan membekali peserta didik agar kelak punya kompetensi dan karakter yang unggul, dan mampu berkompetisi di lingkup global.

“KSN juga membentuk peserta menjadi Pelajar Pancasila yang bertakwa, berbudi luhur, dan bernalar kritis,” terang dia dalam siaran pers, Selasa (13/10).

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi menuturkan, lomba ini akan dilakukan secara daring. Mengingat wabah virus Covid-19 di Indonesia sendiri belum mereda.

“Covid-19 mendorong kita melaksanakan kompetisi secara virtual, karena butuh pengelolaan intens tentang jaringan, aplikasi, dan adaptasi soal. Ini tantangan yang besar, bahkan pada tingkat internasional sekalipun belum pernah dilakukan,” ungkapnya.

Asep mengapresiasi para peserta yang tetap berkomitmen mengikuti KSN dengan integritas dan kejujuran dan meminta peserta tetap semangat dan rileks menjalani rangkaian kompetisi. “Terima kasih untuk semua orang tua dan anak-anak hebat di seluruh Indonesia yang menjaga kejujuran dan integritas. Medali bukan segalanya, karena jujur itu juara,” ujar Asep.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyampaikan, Kemendikbud bisa terus melakukan inovasi di sistem pendidikan Indonesia.

“Kami berharap Kemendikbud tetap mengawal transformasi pendidikan Indonesia, agar anak-anak Indonesia siap berkompetisi secara internasional dan siap membangun peradaban masa depan yang terbaik,” tutup dia.

Jumlah peserta masing-masing bidang lomba adalah sebagai berikut: (1) Astronomi 99 peserta; (2) Biologi 100 peserta; (3) Ekonomi 100 peserta; (4) Fisika 100 peserta; (5) Geografi 100 peserta; (6) Informatika Komputer 99 peserta; (7) Kebumian 100 peserta; (8) Kimia 100 peserta; dan (9) Matematika 100 peserta. Total peserta 9 bidang lomba adalah sebanyak 898 peserta.(jawapos)